Pengemudi yang Dehidrasi Sama dengan Pengemudi Mabuk

Berita Otomotif

Pengemudi yang Dehidrasi Sama dengan Pengemudi Mabuk

LONDON - Sebuah penelitian terbaru menjabarkan kalau kurang minum air putih ternyata membuat pengendara kekurangan konsentrasi. Pengendara yang kurang minum air putih berpotensi melakukan banyak kesalahan.

Hasil penelitian menyebutkan kalau pengendara yang dehidrasi akan 2 kali lipat berpotensi melakukan kesalahan di jalan dibanding mereka yang tidak dehidrasi.

Profesor Ron Maughan, Profesor Emeritus untuk Sport and Exercise Nutrition di Loughborough University mengatakan kalau kita sering tidak berpikir hal lain yang berefek pada kemampuan mengemudi. "Dan salah satunya adalah tidak minum dan dehidrasi," cetusnya di Telegraph.

Karena itu, dia menyarankan agar para pengendara minum air putih sebelum berkendara. Sebab ternyata, pengemudi yang dehidrasi memiliki kelemahan yang sama dengan orang yang minum alkohol.

"Untuk menempatkan hasil kami ke dalam perspektif, kami menemukan kalau tingkat kesalahan pengemudi (yang dehidrasi) besarnya sama dengan yang ditemukan pada orang dengan kadar alkohol di darah 0,08%, batas hukum saat mengemudi Inggris saat ini. Dengan kata lain pengendara yang tidak terhidrasi dengan baik membuat jumlah kesalahan yang sama dengan orang yang melebihi batas minum (alkohol)."

Menurut para peneliti tersebut, dehidrasi juga bisa mengakibatkan gangguan fungsi mental, perubahan suasana hati, dan penurunan konsentrasi, penurunan kewaspadaan dan penurunan memori jangka pendek yang pada akhirnya meningkatkan resiko kecelakaan.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Physiology and Behavior tersebut, para peneliti melakukan berbagai tes selama dua hari pada pengendara laki-laki di laboratorium dengan menggunakan simulator.

Setiap relawan yang mengunjungi laboratorium di tiga kesempatan terpisah dan menggunakan simulator pada suatu hari ketika biasanya mereka tidak dehidrasi dan ketika hari panas serta ketika mereka dehidrasi.

Di laboratorium dalam dua jam mereka ditugaskan untuk melakukan perjalanan terus menerus yang monoton di kemacetan dengan kondisi lalu lintas yang ruwet.

Pada satu hari, para pengendara itu diberikan 200 ml cairan setiap jam, dan pada hari lain hanya 25 ml per jam. Akhirnya ditemukan kalau pengendara yang dehidrasi banyak melakukan kesalahan.

Karena saat tidak dehidrasi, jumlah kesalahan normal adalah 47 insiden, tapi ketika orang-orang itu mengalami dehidrasi, jumlahnya meningkat menjadi 101. [Syu/Idr]

 

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support