Pemerintah Masih Cari Solusi Terkait Suara Kendaraan Listrik

Berita Otomotif

Pemerintah Masih Cari Solusi Terkait Suara Kendaraan Listrik

JAKARTA – Pemerintah berharap bahwa suara pada kendaraan akan lebih jelas guna meningkatkan tingkat keselamatan di jalan.

Hal tersebut disampaikan oleh Budi Karya, Menteri Perhubungan Republik Indonesia di sela-sela penyerahan Indonesia Road Safety Award (IRSA) di Jakarta siang hari tadi. Menurutnya, kendaraan listrik tetap harus ada suara sehingga pengguna jalan dapat lebih waspada.

Suara ini saya pikir untuk keselamatan. Saya tidak tahu jalan keluarnya seperti apa tapi saya rasa penting untuk dipikirkan. Saya akan coba (cari solusi), memang itu (kendaraan listrik) senyap saja dan terjadi di jalan raya,” ungkapnya.

Sebenarnya suara mobil listrik sudah ada dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 33 Tahun 2018 Pasal 23 ayat 3, 4, 5. Dalam regulasi itu menyebutkan bahwa kendaraan listrik mesti memenuhi tingkat kebisingan tertentu demi keselamatan pengguna jalan lain.

Moda transportasi nihil emisi gas buang ini diwajibkan mempunyai level suara minimal 31 desibel (dB) dan maksimal tidak melebihi kendaraan bermesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Kemudian, pada kecepatan 10 km/jam dan 20 km/jam batas suara minimal masing-masing 50 dB serta 65 dB. Sementara itu, ketika mundur, keluaran suara minimal 47 dB.

Sayangnya dalam aturan tersebut tidak disebutkan suara yang dihasilkan dari apa dan jenis suaranya. Hal ini tentu beresiko kendaraan listrik tidak memiliki keseragaman sehingga beresiko menimbulkan kebingungan khususnya bagi mereka yang berkebutuhan khusus.

Sementara itu di beberapa negara, sejumlah produsen mobil telah mengembangkan suara-suara yang bisa diaplikasikan ke mobil listrik. Seperti misalnya Nissan yang pada Tokyo Motor Show (TMS) 2017 mempertunjukkan teknologi bernama Canto, bahasa latin untuk ‘aku bernyanyi’, pada sport utility vehicle (SUV) IMx Concept.

Mercedes-Benz bahkan sempat dikabarkan meminta saran dari Linkin Park untuk menciptakan suara artifisial yang pas di mobil-mobil listrik mereka kelak, khususnya pada model-model AMG. Pabrikan asal Jerman ini mengakuinya dan bahkan membeberkan bahwa diskusi dengan Linkin Park sudah dilakukan selama bertahun-tahun. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar