Pedagang Mobil Bekas Daerah Ternyata Gemar Berburu Stok di Jakarta

Berita Otomotif

Pedagang Mobil Bekas Daerah Ternyata Gemar Berburu Stok di Jakarta

TANGERANG - Pedagang-pedagang mobil bekas di daerah disebut-sebut gemar datang ke Jakarta dan sekitarnya untuk berburu stok kendaraan.

David Tuerah, General Manager Dealer Toyota Trust, mengatakan pihaknya pernah menerima konsumen-konsumen dari luar area Ibu Kota bahkan luar Pulau Jawa. Padahal lokasi dealer Toyota Trust sendiri berada di Bintaro, Tangerang Selatan.

“Terakhir, ada yang membeli Toyota Fortuner bekas dari Padang. Kemudian pembeli yang datang dari Lombok juga ada,” tandasnya saat ditemui Mobil123.com beberapa waktu lalu dalam konferensi pers peluncuran kembali situs resmi mereka.

Menurut dia, hal tersebut sebenarnya lazim terjadi. Mereka yang melakukannya hampir selalu adalah pengusaha mobil seken juga.

“Kalau ini terjadi karena ada anggapan kaki-kaki mobil bekas dari Jakarta lebih bagus, enggak juga. Ini lebih karena mobil di Jakarta lebih murah daripada di daerah. Jakarta, kan, enggak ada penambahan ongkos transport, ongkos logistik lagi,” papar dia.

Dengan membeli stok kendaraan bekas yang lebih murah di Jakarta, margin keuntungan lebih besar. Mereka bisa menjualnya lagi dengan harga yang lebih tinggi jika dibandingkan pasaran Jakarta.

Yagimin, Direktur Toyota Trust, menambahkan bahwa fenomena ini juga terjadi karena jumlah unit maupun model mobil bekas yang terbatas di daerah pedagang yang bersangkutan. Apalagi jika daerah ini di luar Pulau Jawa khususnya di arah Timur Indonesia.

“Ada kebutuhan, tapi tak ada sumbernya... Paling gampang cari di tempat yang pasarnya paling banyak. Sebagian dari mereka memang pedagang. Tapi sebagian lagi katakanlah semi-pedagang yang memang memakai dulu untuk sendiri dan kalau ada tawaran bagus baru lepas,” paparnya.

Persebaran pasar mobil bekas dari yang terbanyak hingga yang terkecil, jelas Yagimin, mengikuti pasar mobil baru. Karena itu, Jakarta plus kota satelitnya berkontribusi paling besar, diikuti Jawa Timur di posisi kedua.

Hanya saja, bicara volume, pasar mobil bekas bisa 2 - 3 kali lebih tinggi dari mobil anyar.

“Kalau bicara luar Jawa ada Medan, Palembang. Di Kalimantan juga sudah mulai berkembang. Pasar mobil bekas sangat terpengaruh dari mobil baru. Jika di sana penjualan mobil baru tinggi, mobil bekas juga biasanya,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar