38 Dealer Mobil Bekas Tangsel Bersatu Hadapi Tantangan Tahun Politik

Berita Otomotif

38 Dealer Mobil Bekas Tangsel Bersatu Hadapi Tantangan Tahun Politik

TANGERANG – Sebanyak 38 dealer mobil bekas di area Tangerang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya satukan kekuatan dengan membentuk paguyuban demi menghadapi tantangan bisnis pada 2019 mendatang. Jumlah tersebut amat mungkin bertambah.

Paguyuban Dealer Owners Tangerang Selatan (DOT) diresmikan pada Kamis (13/12/2018) malam di Serpong, Tangerang.  Seremoni peresmian dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus dan pemberian kartu tanda anggota bagi 38 dealer yang menjadi anggota.

Acara juga dihadiri para mitra dealer seperti perusahaan-perusahaan pembiayaan maupun berbagai situs jual-beli online. Mobil123.com termasuk ke dalam salah satu undangan.

Agung Y, Ketua Umum DOT, menjelaskan paguyuban mereka sebenarnya sudah ada sekitar setahun lalu, tapi ketika itu belum ada struktur organisasi. Sambil berjalan, struktur organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dibentuk.

“Para anggotanya mencakup dealer-dealer mobil bekas di Tangsel dan sekitarnya, sebenarnya. Malah ada yang di luar Tangsel. Ada dari Bintaro, Cirendeu, dan Depok,” ucapnya dalam kata sambutan.

Ketika diwawancarai Mobil123.com selepas seremoni, Agung menjelaskan jumlah anggota sekarang mungkin masih 20 persen dari total dealer di Tangsel. Jumlah anggota masih amat mungkin bertambah karena tak lama menjelang seremoni peresmian DOT pun ada dealer-dealer yang menyatakan tertarik bergabung.

Rencana Hadapi Tahun Politik
Agung menjelaskan DOT memiliki misi membangun kerja sama antara dealer-dealer anggota dengan para mitra, khususnya perusahaan-perusahaan pembiayaan. Hal ini penting karena pada 2018 saja efek penurunan kondisi ekonomi maupun kondisi politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah terasa.

Ia menerangkan penjualan dealer-dealer mobil bekas tahun ini menurun, tanpa menyebut rincian volume. Pada akhir tahun sebenarnya permintaan pasar menunjukkan perbaikan, hanya saja perusahaan pembiayaan teramat selektif menerima pengajuan kredit.

Padahal, pasar mobil bekas masih sangat bergantung pada perusahaan pembiayaan. Menurut Agung, 90 – 95 persen konsumen mobil seken membeli secara kredit.

Pada 2019, rencana DOT bertemu dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan. Mereka bakal membahas kemungkinan pemberian skema kredit spesial.

“Sebelum ada paguyuban hubungan dealer dengan perusahaan pembiayaan sendiri-sendiri. Tapi dengan paguyuban ini kami punya kekuatan lebih untuk bersama-sama mempersatukan kuota penjualan kami. Misalnya yang biasanya 1 dealer mungkin bisa kasih lima unit ke leasing, dengan anggota sekitar 40 dealer, akan bisa ketemu volume yang lebih besar dan lebih masuk skala untuk skema pembiayaan lebih baik,” paparnya.

DOT juga berencana mendaftarkan asosiasi mereka di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) tahun depan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar