Pasar Mobil Listrik Global 2035 Diprediksi Didominasi China

Berita Otomotif

Pasar Mobil Listrik Global 2035 Diprediksi Didominasi China

TOKYO – Penjualan mobil listrik global pada 2035 diproyeksikan mencapai lebih dari 11 juta unit dan sebagian besar atau sekitar 60 persen di antaranya ada di China.

Lembaga riset Fuji Keizai, seperti diwartakan Nikkei Asian Review baru-baru ini, memperkirakan pasar mobil listrik di seluruh dunia 17 tahun dari sekarang bakal berjumlah 11,25 juta unit atau meningkat hampir 15 kali dibandingkan penjualan pada 2017. Pada tahun lalu, ada 760 ribu mobil listrik yang terjual secara global.

‘Negeri Tirai Bambu’  diyakini akan berkontribusi hampir 60 persen di antaranya dengan volume 6,42 juta unit. Eropa nantinya menjadi area dengan permintaan mobil listrik terbesar kedua pada 2035 dengan penjualan 2,17 juta mobil listrik, diikuti oleh Amerika Utara (1,36 juta unit) serta Jepang (450 ribu unit).

Pendorong permintaan mobil listrik di China menurut Fuji Keizai adalah regulasi baru yang nantinya mewajibkan adanya produksi dan penjualan mobil listrik serta mobil plug-in hybrid dalam persentase tertentu bagi setiap pabrikan di negara tersebut. Peraturan yang sukses mendorong masuknya banyak investasi tambahan ke China itu sendiri akan mulai diterapkan pada 2019.

Transaksi jual-beli mobil plug-in hybrid, di sisi lain, diperkirakan mampu mencapai 12,43 juta unit pada 2035 atau meningkat 31 kali lebih banyak ketimbang pencapaian 2017 yang berjumlah 400 ribu unit. China lagi-lagi diramalkan menjadi kontributor terbesar penjualan dengan besar pasar 4,65 persen.

Eropa menguntit di belakangnya dengan proyeksi pasar 3,81 juta unit. Selanjutnya secara berturut-turut ada Amerika Utara (2,47 juta unit) serta Jepang (900 ribu unit).

Target Indonesia
Tidak disebutkan berapa banyak penjualan mobil listrik di Indonesia pada 2035 di dalam riset Fuji Keizai. Namun, pemerintah sudah menetapkan peta jalan (roadmap) yang menargetkan produksi mobil listrik maupun plug-in hybrid di Tanah Air mencapai 30 persen dari total perakitan mobil secara akumulatif.

Pada 2035, pemerintah berambisi Indonesia mampu memproduksi 4 juta unit kendaraan secara lokal. Dengan demikian, mobil-mobil listrik maupun plug-in hybrid berkontribusi 1,2 juta unit di antaranya.

Tentu saja, riset Fuji Keizai bisa menunjukkan hasil yang berbeda dengan peta jalan tersebut.

Pemerintah sendiri kini sedang menggodok insentif pajak mobil berbahan bakar alternatif lewat regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) demi mewujudkan peta jalan tersebut. Regulasi ini ditargetkan terbit pada 2018. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support