Di Indonesia Tutup, Nissan Rekrut 2 Ribu Orang untuk Pabrik di Thailand

Berita Otomotif

Di Indonesia Tutup, Nissan Rekrut 2 Ribu Orang untuk Pabrik di Thailand

BANGKOK – Nissan melakukan aksi yang amat kontras di dua negara, yaitu Indonesia dan Thailand. Mereka menutup pabrik di negara pertama, tapi memperkuat dan merekrut ribuan karyawan baru untuk pabrik di negara kedua.

Pada Mei 2020, Nissan mengumumkan penutupan pabrik di Indonesia yang berada di Purwakarta, Jawa Barat. Selanjutnya, pabrik di Thailand menjadi basis produksi tunggal Nissan untuk kawasan Asia Tenggara.

Selanjutnya, pada Oktober ini, Nissan melalui situs resmi mereka mengumumkan rencana meningkatkan kemampuan produksi pabrik di ‘Negeri Gajah Putih’. Di antaranya adalah dengan mempekerjakan 2.000 karyawan baru. Ini dilakukan untuk merespons meningkatnya permintaan terhadap model-model rakitan pabrik yang berlokasi di Samut Prakan tersebut.

“Peningkatan produksi dilakukan karena peningkatan bisnis ekspor, khususnya bagi Nissan Kicks e-Power serta Nissan Navara. Di dalam Thailand, kami juga melihat permintaan kuat untuk All-New Nissan Almera sebagai sedan urban yang cerdas, begitu pula untuk Kicks e-Power,” ucap Ramesh Narasimhan, Presiden Nissan Thailand.


Pabrik Nissan yang berada di dekat Bangkok itu sendiri mengekspor ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Nissan belum lama ini juga menggelontorkan investasi miliaran baht Thailand agar pabrik tersebut bisa memproduksi model – model dengan teknologi e-Power yang sebelumnya hanya dilakukan di Jepang.

Sebagai informasi, e-Power merupakan teknologi hybrid yang unik hasil pengembangan Nissan. Di teknologi ini, mesin konvensional hanya berfungsi layaknya generator yang menjadi sumber tenaga bagi baterai lithium-ion, sehingga roda benar-benar dijalankan oleh motor listrik.

Dengan begitu, sensasinya amat mirip dengan mobil listrik murni. Bedanya, e-Power tak memerlukan pengecasan.

Di Indonesia, sudah ada 1 model dengan teknologi itu yakni Kicks e-Power dengan harga tak sampai Rp 450 juta on-the-road Jakarta. Model ini diimpor utuh dari Thailand. Pabrik yang sama juga membuat dan mengirimkan mobil – mobil e-Power ke Singapura dan bahkan Jepang.


“Meningkatnya permintaan bagi kendaraan – kendaraan produksi Thailand menunjukkan kualitas dari tim kami, pun produk kami. Investasi serta perluasan lapangan kerja yang Nissan lakukan bakal berkontribusi positif terhadap rantai suplai otomotif plus perekonomian Thailand,” pungkas Narasimhan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar