Nissan Ingin Jadi Pemimpin di Indonesia untuk Urusan Mobil Listrik

Berita Otomotif

Nissan Ingin Jadi Pemimpin di Indonesia untuk Urusan Mobil Listrik

JAKARTA – Nissan melihat pasar mobil listrik Indonesia, yang diekspektasikan hadir tak lama lagi, sebagai peluang untuk membedakan diri dan memimpin.

Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President Nissan Asia and Oceania, mengakui bahwa pasar Indonesia cukup kompetitif. Untuk dapat bertahan atau dilihat oleh para konsumen negeri ini, Nissan harus punya diferensiasi tersendiri.

Niat pemerintah untuk merangsang hadirnya mobil hybrid dan mobil listrik melalui insentif pajak dalam regulasi low caarbon emission vehicle (LCEV) yang saat ini sedang disusun ia intip sebagai peluang. Ini karena menurutnya Nissan merupakan pabrikan otomotif yang fokus serta unggul di sektor ini.

“Fokus kunci kami adalah elektrifikasi. Pada hari ini kami belum mengumumkan apa-apa, tapi kami saat ini benar-benar serius studi untuk bagaimana nantinya mendiferensiasikan diri kami dan memenuhi ekspektasi konsumen. Ini akan kami lakukan lewat elektrifikasi. Tolong nantikan berita baru dari kami mengenai ini dalam waktu tak terlalu lama,” ujarnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers debut global All-New Nissan Livina beberapa hari lalu di Jakarta.

Salah satu yang Sanada sorot adalah teknologi hybrid unik hasil pengembangan mereka yakni e-Power. Teknologi ini memposisikan mesin bensin sebagai generator tenaga bagi baterai lithium-ion plus motor penggerak. Hal tersebut menjadikannya tak memerlukan sumber daya listrik eksternal.

Nissan sudah memamerkan hatchback Note e-Power dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Mereka kemudian memastikan model ini disiapkan untuk Indonesia, sesudah insentif pajak bagi mobil rendah emisi diterbitkan.

“Kami serius menginvestasikan sumber daya kami di sektor ini. Di dalam persoalan mobil listrik, silakan berekspektasi kami mengakselerasi studi kami dan menghadirkan model-modelnya sesegera mungkin,” tutup Sanada yang kemudian menegaskan ingin memimpin pasar mobil listrik Tanah Air.

Pada tahun lalu Nissan menggelar konferensi mobil listrik bertajuk Nissan Future di Singapura. Mereka menghadirkan perwakilan pemerintah negara-negara Asia Tenggara.

Selain Filipina plus Thailand, turut hadir pula perwakillan regulator dari Indonesia. Mereka memanfaatkan Nissan Future sebagai ajang berdiskusi dengan pihak-pihak tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support