Mulai 16 Oktober 2021, Pajak Mobil Sedan Sama dengan MPV dan SUV

Berita Otomotif

Mulai 16 Oktober 2021, Pajak Mobil Sedan Sama dengan MPV dan SUV

JAKARTA – Jika tak ada perubahan, sebulan dari sekarang, pajak kendaraan bermotor resmi direvisi. Salah satu perubahan besar adalah penyamaan pajak mobil sedan dengan jenis kendaraan lain.

Sekadar mengingatkan, pajak mobil-mobil bermesin konvensional akan berubah bersamaan dengan penerapan insentif pajak bagi mobil listrik.

Tadinya, dasar hukumnya sama-sama mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019. Namun, pemerintah belakangan merevisi lagi besaran pajak khusus untuk mobil listrik melalui PP Nomor 74 tahun 2021.

Adapun tanggal penerapan tarif pajak terbaru, jika mengacu pada regulasi di atas, adalah 16 Oktober mendatang.

sedan Honda Civic Turbo

Nantinya, tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil konvensional di luar segmen low cost green car (LCGC) dimulai dari 15 persen untuk kendaran penumpang sedan maupun non-sedan. Sementara itu, PPnBM model-model LCGC akan terkoreksi dari 0 persen menjadi 3 persen.

Sudah sejak lama PPnBM sedan relatif tinggi, yaitu mulai dari 30 persen. Sementara, jenis mobil non-LCGC lain baik itu city car, MPV, SUV hanya dimulai dari 10 persen saja.

Tarif PPnBM Mobil Bensin dan Diesel dalam Aturan Terbaru

Tolok ukur pemberian tarif PPnBM kendaraan bermotor bermesin konvensional, menurut PP terkini, tidak lagi mengindahkan jenis mobil. Patokannya adalah kapasitas dan jenis mesin, konsumsi BBM, serta besaran emisi gas buang.

Toyota Camry

Berikut daftar tarif PPnBM terbaru kendaraan penumpang bermesin bensin atau diesel mulai 16 Oktober 2021, berdasarkan salinan PP Nomor 73 Tahun 2019 yang Mobil123.com dapatkan:​

·Tarif PPnBM 3 Persen

  • Seluruh model LCGC

·Tarif PPnBM 15 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin sampai dengan 3.000 cc
  • Konsumsi BBM lebih dari 15,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150 gr per km (mensin bensin)
  • Konsumsi BBM lebih dari 17,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150 gr per km untuk (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 20 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin sampai dengan 3.000 cc
  • Konsumsi BBM 11,5-15,5 km per liter dan emisi gas buang 150-200 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM 13-17,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150-200 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 25 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin sampai dengan 3.000 cc
  • Konsumsi BBM 9,3-11,5 km per liter dan emisi gas buang 200-250 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM 10,5-13 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 200-250 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 40 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin sampai dengan 3.000 cc
  • Konsumsi BBM kurang dari 9,3 km per liter dan emisi gas buang lebih dari 250 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM kurang dari 10,5 km per liter dan emisi gas buang lebih dari 250 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 40 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin lebih dari 3.000-4.000 cc
  • Konsumsi BBM lebih dari 15,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150 gr per km (mensin bensin)
  • Konsumsi BBM lebih dari 17,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150 gr per km untuk (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 50 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin lebih dari 3.000-4.000 cc
  • Konsumsi BBM 11,5-15,5 km per liter dan emisi gas buang 150-200 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM 13-17,5 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 150-200 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 60 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin lebih dari 3.000-4.000 cc
  • Konsumsi BBM 9,3-11,5 km per liter dan emisi gas buang 200-250 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM 10,5-13 km per liter dan emisi gas buang kurang dari 200-250 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 70 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin lebih dari 3.000-4.000 cc
  • Konsumsi BBM kurang dari 9,3 km per liter dan emisi gas buang lebih dari 250 gr per km (mesin bensin)
  • Konsumsi BBM kurang dari 10,5 km per liter dan emisi gas buang lebih dari 250 gr per km (mesin diesel)

·Tarif PPnBM 95 Persen

  • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang dengan kapasitas mesin lebih dari 4.000 cc

Jadi, siap-siap saja melihat harga model-model sedan akan turun mulai bulan depan, ya, Mobilovers. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar