Mobil Listrik Bisa Membuat Sistem Penggerak Roda Depan Punah

Berita Otomotif

Mobil Listrik Bisa Membuat Sistem Penggerak Roda Depan Punah

LOS ANGELES – Mobil listrik berpotensi membuat sistem penggerak roda depan tidak ada lagi di masa depan.

Hal tersebut, menurut Motor Authority, dikemukakan Volkswagen (VW) di sela-sela Los Angeles (LA) Auto Show 2018. Pameran yang digelar di wilayah pantai barat Amerika Serikat ini dibuka untuk publik pada 30 November – 9 Desember.

Matthew Renna, Head of e-Mobility VW North America, menjelaskan sistem penggerak roda depan diciptakan untuk mobil bermesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE) karena alasan efisiensi produksi. Pasalnya, dengan konfigurasi tersebut, pabrikan tidak memerlukan lagi komponen-komponen seperti driveshaft serta axle belakang karena mesin di depan langsung terhubung dengan roda.

Rumus ini tidak berlaku bagi mobil listrik yang memiliki drivetrain kompak karena hanya terdiri dari baterai plus motor penggerak. Menaruh motor penggerak di belakang bisa dikatakan sama efisiennya dengan menaruhnya di depan.

Malahan, dengan menaruhnya di belakang, pabrikan bakal hemat sedikit—walau tidak signifikan—karena tidak memerlukan kabel lebih panjang. Menaruhnya di belakang juga bakal berpengaruh pada kedinamisan mobil yang makin ciamik.

Renna mengaku tidak akan terkejut jika mobil-mobil listrik yang beredar kelak hanya terdiri dari berpenggerak roda belakang atau berpenggerak empat roda yang lebih malah. Jika mobil bermesin pembakaran dalam pada akhirnya tergantikan oleh mobil listrik, penggerak roda depan pun dapat punah.

“Dengan efisiensi dan biaya produksi makin sama, kedinamisan berkendara meningkat. Biasanya hal itu tidak bisa dicapai kedua-duanya demi membuat mobil dengan biaya lebih rendah. Kedinamisan berkendara dikorbankan,” ujar Renna.

Christian Buhlmann, Head of Product Line Communication VW, menambahkan hampir tidak ada alasan bagi mereka membuat mobil listrik berpenggerak roda depan. Kendali dan kedinamisan mobil bisa tak optimal.

“Tidak masuk akal secara fisika untuk menggunakan axle depan jika Anda mempunyai kendaraan yang menghasilkan begitu banyak torsi secara instan,” ujaranya.

VW memiliki rencana agresif mengenai mobil listrik. Pada 2025, pabrikan yang bermarkas di Wolfsburg, Jerman itu berencana memiliki 30 mobil listrik di pasar global. Padahal, saat ini satu-satunya mobil listrik mereka ada VW e-Golf.

Dengan keterangan dari Renna, sepertinya tidak akan ada satu pun dari mobil listrik tersebut yang berpenggerak roda depan. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support