Ini Dia Mobil Dinas Terbaru Para Menteri Jokowi

Berita Otomotif

Ini Dia Mobil Dinas Terbaru Para Menteri Jokowi

JAKARTA - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) akhirnya mengungkapkan mobil dinas terbaru yang akan digunakan oleh para menteri Presiden Joko Widodo.

Kemensetneg, melalui keterangan tertulis pada Kamis (22/8/2019) kemarin, mengumumkan bahwa mobil dinas teranyar para pembantu presiden akan kembali memakai merek Toyota, setelah tender dengan anggaran Rp 152 miliar dimenangkan oleh PT. Astra International. Adapun modelnya adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

Sebagai informasi, sebelumnya mobil dinas menteri adalah Toyota Crown Royal Saloon yang digunakan sejak 2009 - 2019. Sebelumnya lagi, pada 2004 - 2009, model Toyota Camry yang digunakan.

Kemensetneg menjelaskan bahwa Crown 2.5 HV G-Executive tidak hanya akan digunakan para menteri. Para pejabat setingkat menteri, ketua/wakil ketua MPR, DPR, dan DPD pun bakal menumpanginya.

Kemensetneg sedang pula mempersiapkan penggantian mobil dinas bagi mantan presiden serta wakil presiden. Alokasi anggaran pengadaan kendaraan tersebut, menurut Eddy Cahyono Sugiarto selaku Asisten Deputi Humas Kemensetneg, adalah untuk 101 unit kendaraan sebagaimana tercantum dalam DIPA 2019 kementerian tersebut.

DIPA 2019 Kemensetneg juga telah melalui pembahasan dan mendapatkan persetujuan DPR. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019.

"Adapun pengadaan kendaraan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme tender umum dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau online," ucap Eddy Cahyono Sugiarto.

Sudah 10 Tahun
Adapun alasannya, menurut mereka, adalah karena usia kendaraan yang digunakan saat ini sudah lebih dari 10 tahun. Sementara, untuk pengadaan mobil dinas baru terakhir dilakukan pada tahun 2005 dan 2009.

Pengadaan mobil dinas baru juga dilakukan karena saat ini kondisinya sering mengalami kerusakan dan tidak efisien serta tidak layak untuk dipergunakan bagi pejabat negara. Dengan pertimbangan teknis tersebut maka pengadaan mobil dinas baru dilakukan.

"Membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu diremajakan dengan pertimbangan teknis seperti faktor keamanan, keandalan, dan biaya pemeliharaan yang semakin mahal karena usia pemakaian," kata Eddy. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support