Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli Memilih BBM Tepat untuk Kendaraan Memilih BBM Tepat untuk Kendaraan Panduan Pembeli Editor Id | 31 January 2019 10:24 JAKARTA – Seiring menjamurnya kendaraan dengan teknologi terkini, semakin banyak pula masyarakat yang mencari BBM dengan kualitas lebih tinggi sehingga sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.Salah satu merek BBM berkualitas tinggi yang beredar di pasaran adalah Pertamax Turbo yang memiliki RON 98. BBM ini cocok untuk mobil-mobil yang memiliki tekanan kompresi mesin tinggi dan disandingkan dengan Ignition Boost Formula (IBF) sebagai penunjang driveability kendaraan.Namun, untuk penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin bawaan mobil. Pertamax Turbo diklaim sangat cocok untuk mobil dengan rasio kompresi 12:1 ke atas atau kendaraan kompresi lainnya dengan teknologi mesin turbo charger. "Kompresi tinggi bertujuan menghasilkan tenaga lebih maksimal. Namun, dibutuhkan juga bahan bakar yang tahan kompresi tinggi. Semakin tinggi RON, artinya lebih tahan terhadap detonasi. Tapi, penggunaan BBM dengan oktan terlampau tinggi juga tidak maksimal apabila kompresinya rendah," kata Suparna, Service Manager Auto2000 Cilandak. Jika dilihat dari data compression ratio chart, Pertamax Turbo juga bisa tetap digunakan oleh mobil dengan kompresi rasio 10:1 dan 11:1. Suparna menyebut kendaraan tersebut, khususnya 11:1 membutuhkan RON 95 ke atas, termasuk Pertamax Turbo yang oktannya 98."Penggunaan bahan bakar di atas minimal angka oktan atau cetane membuat mesin bekerja lebih sempurna. Sehingga, tenaga juga lebih maksimal dan irit BBM," lanjut Suparna. Keuntungan lain menggunakan BBM di atas anjuran seperti Pertamax Turbo juga berdampak pada usia pakai dari komponen di mesin dan ruang bakar. Mesin menjadi lebih bersih dari timbunan kerak karbon. Tapi, akan berbanding terbalik jika pemilik mobil menggunakan BBM jauh di bawah saran pihak pabrikan lantaran pembakarannya tidak sempurna. Artikel terkait Rajin Beli Bensin Pertamina, Pria Ini Dapat Hadiah Mercedes-Benz Berita Otomotif 23 September 2019 Pertamina Akan Perkenalkan Pertamax Turbo Euro4 di GIIAS 2017 Berita Otomotif 30 May 2023 Pertamina Gandeng SMK Ciptakan Generasi Muda Hebat Berita Otomotif 17 October 2016 "Apabila secara terus menerus menggunakan BBM tidak sesuai anjuran, potensi terbesarnya pada mesin bensin akan mengalami penurunan tenaga hingga engine knocking atau ngelitik dan deposit carbon di ruang bakar serta penurunan efisiensi (boros)," sahut Irwansyah Siregar, Head of PC Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Lebih lanjut, Irwansyah juga menjelaskan hal tersebut akan memengaruhi umur komponen di ruang bakar seperti piston atau silinder dan valve pada mesin bensin. Sementara di mesin diesel bisa menyerang fuel filter, injection pump dan injector. Bukan hanya memperpendek usia pakai komponen mesin, pembakaran yang tidak sempurna tersebut juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Bahkan, kandungan zatnya berbahaya untuk kesehatan manusia. "Bagi lingkungan akan menyebabkan polusi akibat pembakaran tidak sempurna. Misal CO, HC dan NOx berlebihan dan berbahaya buat kesehatan," ujar Suparna. Hadirnya Pertamax Series seperti Pertamax Turbo ini merupakan langkah komitmen Pertamina untuk menekan pencemaran udara dan menjamin efisiensi kendaraan. Melalui BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang bisa menjadi pilihan masyarakat. #### ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait PT Pertamina (Persero) Harga Pertamax Turbo BBM Pertamina pertamax RON Pertamax Turbo Pertamax Series Pertamax Turbo Pertamina Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Memilih BBM Tepat untuk Kendaraan Panduan Pembeli Editor Id | 31 January 2019 10:24 JAKARTA – Seiring menjamurnya kendaraan dengan teknologi terkini, semakin banyak pula masyarakat yang mencari BBM dengan kualitas lebih tinggi sehingga sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.Salah satu merek BBM berkualitas tinggi yang beredar di pasaran adalah Pertamax Turbo yang memiliki RON 98. BBM ini cocok untuk mobil-mobil yang memiliki tekanan kompresi mesin tinggi dan disandingkan dengan Ignition Boost Formula (IBF) sebagai penunjang driveability kendaraan.Namun, untuk penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan rasio kompresi mesin bawaan mobil. Pertamax Turbo diklaim sangat cocok untuk mobil dengan rasio kompresi 12:1 ke atas atau kendaraan kompresi lainnya dengan teknologi mesin turbo charger. "Kompresi tinggi bertujuan menghasilkan tenaga lebih maksimal. Namun, dibutuhkan juga bahan bakar yang tahan kompresi tinggi. Semakin tinggi RON, artinya lebih tahan terhadap detonasi. Tapi, penggunaan BBM dengan oktan terlampau tinggi juga tidak maksimal apabila kompresinya rendah," kata Suparna, Service Manager Auto2000 Cilandak. Jika dilihat dari data compression ratio chart, Pertamax Turbo juga bisa tetap digunakan oleh mobil dengan kompresi rasio 10:1 dan 11:1. Suparna menyebut kendaraan tersebut, khususnya 11:1 membutuhkan RON 95 ke atas, termasuk Pertamax Turbo yang oktannya 98."Penggunaan bahan bakar di atas minimal angka oktan atau cetane membuat mesin bekerja lebih sempurna. Sehingga, tenaga juga lebih maksimal dan irit BBM," lanjut Suparna. Keuntungan lain menggunakan BBM di atas anjuran seperti Pertamax Turbo juga berdampak pada usia pakai dari komponen di mesin dan ruang bakar. Mesin menjadi lebih bersih dari timbunan kerak karbon. Tapi, akan berbanding terbalik jika pemilik mobil menggunakan BBM jauh di bawah saran pihak pabrikan lantaran pembakarannya tidak sempurna. Artikel terkait Rajin Beli Bensin Pertamina, Pria Ini Dapat Hadiah Mercedes-Benz Berita Otomotif 23 September 2019 Pertamina Akan Perkenalkan Pertamax Turbo Euro4 di GIIAS 2017 Berita Otomotif 30 May 2023 Pertamina Gandeng SMK Ciptakan Generasi Muda Hebat Berita Otomotif 17 October 2016 "Apabila secara terus menerus menggunakan BBM tidak sesuai anjuran, potensi terbesarnya pada mesin bensin akan mengalami penurunan tenaga hingga engine knocking atau ngelitik dan deposit carbon di ruang bakar serta penurunan efisiensi (boros)," sahut Irwansyah Siregar, Head of PC Technical Service & CS Support Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Lebih lanjut, Irwansyah juga menjelaskan hal tersebut akan memengaruhi umur komponen di ruang bakar seperti piston atau silinder dan valve pada mesin bensin. Sementara di mesin diesel bisa menyerang fuel filter, injection pump dan injector. Bukan hanya memperpendek usia pakai komponen mesin, pembakaran yang tidak sempurna tersebut juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Bahkan, kandungan zatnya berbahaya untuk kesehatan manusia. "Bagi lingkungan akan menyebabkan polusi akibat pembakaran tidak sempurna. Misal CO, HC dan NOx berlebihan dan berbahaya buat kesehatan," ujar Suparna. Hadirnya Pertamax Series seperti Pertamax Turbo ini merupakan langkah komitmen Pertamina untuk menekan pencemaran udara dan menjamin efisiensi kendaraan. Melalui BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang bisa menjadi pilihan masyarakat. #### ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait PT Pertamina (Persero) Harga Pertamax Turbo BBM Pertamina pertamax RON Pertamax Turbo Pertamax Series Pertamax Turbo Pertamina
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...