Membelah Jakarta Bersama Suzuki Ignis GLX AMT

Review

Membelah Jakarta Bersama Suzuki Ignis GLX AMT

JAKARTA - Suzuki Ignis menawarkan interior ergonomis dan stabilitas serta pengendaraan yang cukup menarik digunakan untuk karakter pengendaraan perkotaan.

Beberapa catatan dapat dipetik Mobil123.com dalam acara Suzuki Ignis Media Drive yang dilakukan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), selasa (25/4/2017). Padat dan ruwetnya kota Jakarta yang bak labirin tak berujung ini dijadikan ajang eksplorasi city car terbaru atau disebut Suzuki sebagai urban SUV. 

Ergonomika Interior


First impression saat berada di dalam interior Suzuki Ignis adalah salah jika Anda buru-buru menyimpulkan bahwa kabin sempit berdasarkan dimensi mobil secara keseluruhan. Para engineer Suzuki ternyata memiliki formula tepat untuk menyiasati terbatasnya ukuran mobil demi menjaga kenyamanan hingga 5 penumpang dewasa dan juga barang bawaan.

Salah satu kunci cukup lapangnya ruang kabin adalah panjang sumbu roda (wheelbase) yang mencapai 2.435 mm. Artinya, tepat 2/3 dari mobil sepanjang 3.700 mm ini dijadikan sebagai kompartemen penumpang. Selain lapang, akses keluar masuk mobil juga tergolong baik tanpa hambatan berarti.

Dari sisi desain, interior Suzuki  Ignis tampil nyaris senada dengan ekterior yang secara umum tampak dinamis dan sporty. Tampak pada penggunaan dua warna yang mendominasi bagian dashboard serta doortrim dengan hitam dan krem cerah. Kombinasi ini berhasil menjadikan tampilan interior menjadi lebih apik.

Suzuki Ignis juga memiliki detail-detail dengan finishing menarik. Anda dapat melihat dan merasakannya langsung saat mengoperasikan AC. Lainnya, Anda akan mendapatkan fitur-fitur standar sebuah city car hari ini seperti keyless entry, tombol start, sensor parkir, AC digital dengan mode auto, bluetooth dan head unit touch screen (opsional).

Sistem audio juga dapat dioperasikan melalui lingkar kemudi. Ini tentunya memberi benefit untuk menjaga konsentrasi pengemudi selama perjalanan. Lainnya, terdapat tombol untuk menerima atau menolak panggilan telepon yang terhubung dengan bluetooth, pengatur informasi berkendara di Multi Information Display (MID) pada cluster meter. 

Sementara pada sistem keselamatan pasif, terdapat dual SRS airbag pada penumpang depan, sabuk pengaman pretensioner dengan force limiter dan ISOFIX untuk mengamankan child seat

Mesin dan Performa


Suzuki Ignis yang hadir di Indonesia dilengkapi dengan mesin K12M berkapasitas 1.200 cc DOHC VVT. Memiliki keluaran tenaga 84 hp dan torsi maksimal 115 Nm.

Dua pilihan transmisi menyertai pilihan varian Suzuki Ignis, manual dan Automated Manual Transmission (AMT). Suzuki Ignis GLX AMT adalah varain yang Mobil123.com gunakan sepanjang acara media drive kali ini.

Mungkin bagi Anda pemilik Suzuki khususnya Suzuki Karimun AGS (Auto Gear Shift) mungkin sudah lebih tahu soal karakter dari sistem transmisi ini. Sejatinya ini adalah sebuah transmisi atau girboks dengan kopling kering layaknya mobil manual. Hanya saja kerja kopling yang biasanya diinjak berganti dengan kendali pompa elektrik. Jadi praktis hanya ada dua pedal rem dan gas saja seperti yang kita temukan pada transmisi otomatis.

Transmission Control Module (TCM) selanjutnya menjadi otak yang mengontrol kinerja perpindahan transmisi. TCM akan membaca respon mesin untuk memposisikan gear yang tepat dan dibutuhkan selama perjalanan. 

Pada AMT tuas persnelingya sama persis dengan versi transmisi otomatis pada umumnya namun tanpa posisi P, hanya ada R, N, D, dan M (+/-). Untuk itu Anda harus memberi perhatian lebih saat di posisi N karena persis seperti yang terjadi pada sistem transmisi manual, tarik rem tangan jika pada posisi ini agar mobil benar-benar diam.

Dan yang menjadi catatan Mobil123.com adalah karakter dari sistem AMT. Secara umum Anda akan merasakan pola kerja yang sama dengan transmisi otomatis. Hanya saja dalam beberapa kesempatan terjadi lag atau jeda pada proses perpindahan gear. Pada kondisi ini mobil akan terasa sedikit tersendat dan seolah kehilangan tenaga. Namun begitu rpm sudah pada posisi tepat, Suzuki Ignis akan melaju normal. 

Anda butuh sedikit beradaptasi untuk kondisi ini, contohnya saat tiba-tiba jalan padat di hadapan. Saat deselerasi dan menginjak rem, TCM tidak serta merta memerintahkan untuk menurunkan gear hingga kendaraan berhenti. Dan ketika Anda hendak berjalan kembali serta pedal gas diinjak respon mesin terasa sedikit terhambat, karena saat rpm mulai naik gear baru pindah ke posisi lebih rendah. Dari titik ini Anda harus mengasah feeling agar tenaga mesin selalu ada pada setiap injakan pedal gas.

Hal yang relatif sama terjadi saat menggunakan mode M. Respon perpindahan gigi juga terjadi sedikit lambat, penyesuaian putaran mesin harus benar-benar Anda perhatikan.

Jika sudah menaklukkan karakter transmisi AMT, maka Anda tidak akan menemukan kendala berarti selama berkendara. Pada titik ini Mobil123.com lebih memilih menggunakan Suzuki Ignis dengan transmisi manual, meski sedikit menyiksa pada jalanan padat namun Anda akan menemukan kenikmatan tersendiri saat jalanan cukup memungkinkan untuk membangun kecepatan dan bermanufer. 

Lainnya, para engineer Suzuki memberikan setting medium pada sistem suspensi. Ini merupakan toleransi terbaik untuk sebuah city car demi menjaga proporsi kenyamanan dan stabilitas. [Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 

 



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual