Kelebihan-Kekurangan Toyota Avanza 2010 di Mata Anak Klub

Berita Otomotif

Kelebihan-Kekurangan Toyota Avanza 2010 di Mata Anak Klub

JAKARTA – Meski model Toyota Avanza tahun 2010 terbilang sudah tua, namun masih banyak orang menggunakannya. Salah satunya adalah Timotius Jason, anggota AvanzaXenia Indonesia Club.

 “Saya sudah pakai Avanza sejak tahun 2008. Ketika itu saya pakai Toyota tahun 2005. Lalu tahun 2012 lalu, saya ganti dengan Toyota Avanza tahun 2010 hingga sekarang,” ungkapnya.

“Sebenarnya sempat ditawarkan untuk menggantinya dengan Toyota Avanza generasi kedua, tapi saya tidak mau. Saya maunya generasi pertama tapi tahun terakhir. Jadi saya mencari kemana-mana baru dapat di tahun 2012 tersebut,” ungkapnya.

Artikel bersambung dibawah

Harga onderdil, bandel, perawatan mudah dan mudah dimodifikasi menjadi kelebihan-kelebihan yang membuat Jason gagal move on dari Toyota Avanza.

“Suku cadang yang diganti itu hanya tie rod, ball joint, kampas rem, filter udara dan perawatan tune up biasa saja. Tidak ada hal aneh yang harus diganti atau menjadi perhatian khusus selama perawatan Toyota Avanza,” tambahnya.

Pengalamannya dalam mengarungi banjir dengan menggunakan Toyota Avanza pun juga menjadikan dirinya merasa aman.

“Saya pernah melewati banjir cukup dalam. Mungkin sekitar selutut orang dewasa pada tahun lalu. Tapi ternyata mobil saya baik-baik saja dan bahkan tidak masuk bengkel. Hingga saat ini, belum ada kendala di mobil akibat melalui banjir tersebut,” ungkapnya.

Untuk modelnya sendiri, Ia menyebut bahwa Toyota Avanza lansiran 2010 memiliki desain elegan yang tak membosankan.

Kelemahan
Meski sangat mencintai mobilnya, namun  Jason memangkui bahwa mobil Toyota Avanza miliknya memiliki beberapa kelemahan jika dibanding dengan MPV lain sekelasnya.

“Peredam mobil itu kurang, jadi suara dari luar itu suka masuk dan cukup berisik. Selain itu atap mobil rasanya menyerap panas, sehingga kabin terasa lebih mudah panas dibanding mobil lain. Dan terakhir adalah limbung saat dikendarai,” ungkapnya.

Ia pun mengaku telah melakukan beberapa perbaikan kecil untuk mengatasi itu

“Sayangnya kalau limbung itu sulit diatasi. Mungkin karena bobot kendaraan termasuk ringan, jadi kalau dibawa kencang sedikit, mobil sudah terasa limbung,” pungkasnya. [Adi/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual