Kecelakaan Tol Cipularang Fatal, Ini Tips Deteksi Dini dan Cegah Rem Blong

Panduan Pembeli

Kecelakaan Tol Cipularang Fatal, Ini Tips Deteksi Dini dan Cegah Rem Blong

JAKARTA - Rem blong dapat berakibat hilangnya nyawa. Karena itu, berbagai bagian pada sistem pengereman harus dicek dan dirawat secara rutin demi menghindari terjadinya rem blong.

Rem blong sendiri diduga sebagai penyebab terjadinya kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 pada Senin (2/9/2019). Setidaknya ada delapan nyawa melayang dan puluhan korban luka-luka.

Pada truk, rem blong bisa terpicu karena kelebihan muatan, selain kurangnya perawatan. Tapi pada kendaraan penumpang rem blong paling sering terjadi karena minimnya perawatan dan ketidaksensitivan pemilik terhadap masalah sistem pengereman.

Rem blong sendiri sebenarnya sangat bisa dicegah asal pemilik kendaraan telaten. Berikut ini adalah tips pencegahan dan deteksi dininya seperti dikutip dan disarikan dari berbagai sumber, salah satunya situs resmi Auto 2000.

1. Jangan Remehkan Servis Berkala
Servis berkala adalah hal paling penting untuk memastikan kondisi kendaraan selalu dalam keadaan prima, termasuk sistem pengereman. Disarankan ke bengkel resmi merek mobil Anda, karena mereka punya standar baku terhadap pengecekan rem di setiap interval servis. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan service advisor yang bertugas kalau dirasa ada yang tidak beres dengan sistem pengereman mobil.

2. Peka Terhadap Ketidaknormalan Rem
Kondisi rem blong tidak serta merta terjadi. Pasti ada gejala awal yang bisa Anda rasakan sebelumnya, seperti titik pengereman yang bertambah jauh.

Bisa pula Anda merasa tekanan pedal rem lebih dalam dari biasanya. Segera tepikan mobil jika lampu indikator rem di panel instrumen menyala.

Jangan paksakan untuk terus berjalan kalau ternyata benar rem mobil bermasalah. Segera minta bantuan layanan darurat untuk menggendong mobil ke bengkel resmi.

3. Waspada Terhadap Bunyi Saat Pengereman
Ada beberapa pertanda dini bahwa rem sudah tidak benar. Salah satunya yang umum adalah bunyi seperti logam bertemu logam, apalagi yang suaranya cukup mengganggu.

Ini adalah pertanda kampas rem mulai menipis. Jika Anda menemukan hal tersebut, jangan dibiarkan dan segera cek ke bengkel kepercayaan Anda dan sebaiknya bengkel resmi.

4. Setir Berbelok Kiri/Kanan Saat Pengereman
Hal ini terjadi bukan karena kesalahan pada setir tapi pada sistem pengereman dan segeralah bawa mobil ke bengkel. Pemicunya sendiri ada beberapa, seperti misalnya penyetelan rem tidak berimbang antara sebelah kiri dan sebelah kanan.

Bisa pula karena ketebalan kampas rem di keempat ban mobil tidak lagi sama. Kalau kampas rem masih bagus, penyebabnya adalah adanya ‘angin palsu’ pada salah satu bagian rem mobil yang menyebabkan distribusi minyak rem tidak seimbang. Selang minyak rem tersumbat dapat pula memicu ketidakseimbangan penyaluran minyak rem.

5. Pedal Rem Amblas
Pedal rem yang terkadang amblas saat diinjak juga menjadi salah satu pertanda dini potensi rem blong. Anda harus langsung membawa mobil ke bengkel.

Pedal rem amblas bisa terjadi karena kurangnya minyak rem atau masuknya angin di jalur rem. Bisa pula karena master rem rusak. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support