Garansi Truk Isuzu Hangus Jika Dibuat Kelebihan Dimensi atau Muatan

Berita Otomotif

Garansi Truk Isuzu Hangus Jika Dibuat Kelebihan Dimensi atau Muatan

JAKARTA - Isuzu mengancam para pengusaha logistik yang melebih-lebihkan dimensi atau muatan truk dengan cara menghanguskan garansinya.

Truk-truk yang kelebihan dimensi atau muatan (Over Dimension Over Load (ODOL) beberapa waktu lalu kembali menjadi sorotan. Kali ini pemicunya adalah kecelakaan beruntun di KM.92 Tol Cipularang yang menewaskan delapan orang akibat truk ODOL dengan rem blong.

Jap Ernando Demily, Presiden Direktur PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), menegaskan bahwa pihaknya mendukung penertiban truk ODOL. Alasan utamanya adalah pertimbangan moral.

“Selain berbisnis, kami juga memikirkan tanggung jawab utama yaitu keselamatan. Saya pribadi enggak bisa membayangkan jika kita atau salah satu oang terdekat kita terjebak di situasi seperti itu, di kejadian Cipularang. Tentunya sangat-sangat mengerikan,” ucapnya dalam Diskusi Pintar Forum Wartawan Otomotif (Forwot) bertema ‘Road to Zero ODOL Trucks on The Road’ pada Kamis (3/10/2019) di Jakarta.

Ernando menegaskan, salah satu cara Isuzu mencegah truk-truk mereka dibuat ODOL adalah dengan menaruh Electronic Control Unit (ECU) yang dapat mendeteksi hal tersebut. Pelanggaran terhadap rancang bangun truk serta bobot angkut maksimal berujung pada pembatalan garansi.

“Melalui itu (ECU) kita tahu, truk tersebut dalam penggunaannya sehari-hari apakah dipakai over load atau enggak. Sesuai GVW (Gross Vehicle Weight) atau enggak. Sejauh ini apa yang kami lakukan, saat proses klaim garansi kami akan cek dulu apakah penggunaannya sesuai dengan yang kami rekomendasikan atau enggak. Kalau ternyata dari hasil ECU menunjukkan penggunaannya tidak sesuai, maka garansi gugur,” papar dia.

Di samping itu, pabrikan asal Jepang ini membina 41 perusahaan karoseri rekanan. Mereka diberi pelatihan terkait teknis, kualitas, serta legalitas.

Kejujuran perusahaan karoseri memang memegang peranan penting dalam penertiban truk ODOL. Budi Setiyadi selaku Direktur Jendran Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menjelaskan bahwa praktik kenakalan pengusaha logistik banyak terjadi di sana, saat sasis truk sudah keluar dari dealer, sudah mendapat persetujuan rancang bangun dari kementerian, tetapi kemudian dibuat dengan tidak sesuai.

Isuzu, lanjut Ernando, juga sering mendukung berbagai aktivitas Kementerian Perhubungan terkait pencegahan truk ODOL. Mereka juga menyosialisasikan penggunaan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) online sebagai upaya mencegah SRUT palsu.

“Kasus ODOL ini menurut saya enggak bisa diselesaikan oleh satu pihak tapi harus secara komprehensif dan secara keseluruhan. Karena ekosistem yang sudah berjalan sekian tahun di Indonesia yang hari ini sebenarnya menjadi salah satu penyebab utama,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support