Kronologi Kecelakan Maut di Tol Cipularang

Berita Otomotif

Kronologi Kecelakan Maut di Tol Cipularang

PURWAKARTA – Kecelakaan beruntun yang terjadi di tol Cipularang KM 91 berawal dari kecelakaan tunggal yang terbalik di jalur kanan.

Hal ini disampaikan oleh Brigjen Pol Pujiono Dulrachman, Dirgakkum Korlantas Polri. Ia mengatakan bahwa ketika itu dump truk hendak di evakuasi, sejumlah kendaraanpun telah mengantri menunggu evakuasi selesai. Ketika itu, sedikitnya ada lima kendaraan yang menunggu.

“Kemudian ada dump truck lagi  dari belakang bermuatan tanah hilang kendali karena remnya blong kemudian menabrak ketika evakuasi itu dilakukan. Kemudian dari belakangnya, ada 15 kendaraan yang tidak dapat menghindari truk tersebut,” terangnya.

Akibat kejadian ini sedikitnya delapan orang dipastikan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Olah TKP Dilakukan Hari Ini
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan hari ini.  di lokasi kejadian, tepatnya Km 91+400 Jalur A arah Jakarta atau di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta. Dalam olah TKP ini selain melibatkan Korps Lalu Lintas Mabes Polri, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Polres Purwakarta.

“Kita Polda Jabar akan kerja sama dengan Korlantas dengan menggunakan metode TAA Korlantas yakni Traffic Accident Analysis,” ungkap Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabid Humas Polda Jabar.

Metode TAA, jelas dia, merupakan bagian dari SOP Polri untuk penanganan kecelakaan lalu lintas. Dengan menggunakan metode TAA dapat diketahui secara pasti dan mengungkap penyebab kecelakaan.

“Itu sudah SOP penanganan laka lantas. Metode untuk ungkap kecelakaan,” terangnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar