Cegah Rem Blong saat Berkendara, Pemilik Mobil Wajib Lakukan Hal Ini

Panduan Pembeli

Cegah Rem Blong saat Berkendara, Pemilik Mobil Wajib Lakukan Hal Ini

JAKARTA  - Rem merupakan salah satu komponen paling penting yang ada di mobil. Oleh karena itu pemilik mobil harus memperlakukannya dengan baik untuk mencegah terjadinya rem blong saat sedang berkendara.

Kondisi rem yang tidak bekerja maksimal menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Seperti yang baru saja terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Muara Rapak, Balikpapan Utara. Ada truk tronton yang mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya hingga menimbulkan korban jiwa.

Berkaca dari insiden tersebut, penting bagi para pemilik mobil agar tidak mengesampingkan sistem pengereman. Sebab, rem menjadi salah satu faktor penentu kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mencegah rem blong, seperti dilansir dari website resmi Suzuki Indonesia. 

Perawatan Rutin

Sebelum mobil digunakan, pengendara sebaiknya memeriksa fungsi pengereman. Jika rem bermasalah, biasanya hal ini terjadi karena pemilik mobil jarang melakukan perawatan rutin atau adanya masalah pada minyak rem. 

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan rem saat mobil digunakan, pengendara melakukan pengecekan berkala di bengkel resmi. Nantinya, di dalam paket pengecekan berkala, akan dilakukan pemeriksaan komponen rem. 

Kurangi Kecepatan Ketika Hujan atau Jalanan Basah

Ketika hujan atau jalanan basah, pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari penggunaan rem yang berlebih. 

Kondisi hujan atau jalanan basah juga dapat menyebabkan kendaraan tergelincir jika dipacu dalam kecepatan tinggi.

Hindari Mengerem Penuh di Jalan Menurun

Untuk menghindari mengerem penuh ketika jalanan menurun, gunakan trik Engine Brake untuk memperlambat kecepatan mobil dengan menurunkan transmisi ke gigi yang lebih rendah. Pengendara dapat menggunakan transmisi gigi rendah ketika melintasi jalanan menurun dan perpindahan dilakukan sebelum turunan.

Gunakan gigi 1 untuk mobil transmisi manual, dan L, 2, atau 3 untuk mobil dengan transmisi otomatis.

Periksa Lapisan Ketebalan Permukaan Ban

Kondisi ketebalan lapisan permukaan ban sangat berpengaruh terhadap hasil dari pengereman terutama pada kondisi jalan licin dan basah. Periksa secara rutin lapisan ketebalan ban terutama jika aktivitas pengereman sehari-hari dilakukan secara rutin.

Apabila saat berkendara rem tidak befungsi secara normal, pengendara dapat melakukan beberapa langkah berikut ini:

Terus Memompa Rem

Langkah yang bisa dilakukan adalah terus memompa rem agar tekanannya kembali normal seperti sebelumnya. 

Namun, jika saat dipompa rem terasa berat atau kasar, mungkin terdapat sesuatu di bagian sistem rem. Segera kurangi laju mobil dan berhenti ke pinggir jalan untuk memeriksa bagian sistem rem.

Gunakan Rem Tangan

Tarik rem tangan secara perlahan dan rasakan gigitannya di bagian kaliper roda. Jika rem terasa sudah menggigit maka jangan lepaskan dan biarkan sampai laju mobil semakin melambat. Pengendara juga harus mengatur tekanan rem agar tidak kehilangan kendali.

Tekan Tombol Lampu Hazard dan Klakson

Langkah ini harus dilakukan untuk memberi sinyal pada pengendara lain agar tahu bahwa rem mobil atau bagian lain dari kendaraan sedang bermasalah.

Jangan Langsung Mematikan Mesin

Dianjurkan untuk tidak langsung mematikan mesin karena dapat menyulitkan Anda mengatur dan mengendalikan arah mobil karena pompa power steering akan mati sehingga setir akan terasa berat dan rem jadi tidak berfungsi secara normal.

Ilustrasi rem blong (Foto: Smartmotorist)

Jangan Menginjak Pedal Gas

Hindari menginjak pedal gas karena akan menambahkan kecepatan mobil.

Menabrak Benda yang Lunak

Langkah ini dapat dilakukan apabila cara-cara yang di atas gagal dilakukan. Menabrakkan mobil ke benda yang lunak (gundukan tanah, tumpukan ban atau pasir) bisa mengurangi atau menghentikan laju kendaraan.

Arahkan ke Jalur Evakuasi 

Arahkan kendaraan ke jalur evakuasi jika mengalami rem tidak berfungsi secara normal. Jalur evakuasi biasa terdapat pada sisi kiri jalan tol terutama untuk jalan tol yang menurun, kondisi jalan evakuasi berupa jalan tanjakan dan di unjungnya terdapat gundukan tanah atau tumpukan ban. [Tih/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru berkualitas <<<<<



Ratih Paramitha

Ratih Paramitha

Mulai meniti karir menjadi Jurnalis sejak 2013 di Sinar Harapan kemudian di Jawa Pos Koran (2015-2021). Ber-elemen air, nggak bisa nolak kalau diajak ke pantai. Meski otomotif selalu identik dengan laki-laki, tetapi bukan berarti perempuan tak perlu mempelajarinya.


Berita Utama


Komentar