Kaleidoskop 2021: 7 Model Mobil Pamit dari Pasar Indonesia

Berita Otomotif

Kaleidoskop 2021: 7 Model Mobil Pamit dari Pasar Indonesia

JAKARTA  — Pasar mobil Indonesia pada 2021 turut diwarnai keputusan pemberhentian penjualan bermacam model. Segmen kendaraan maupun mereknya pun beragam.

Mobil-mobil berharga relatif murah sampai yang mahal ‘disuntik mati’ pada tahun bershio Kerbau Logam ini.

Ada yang dari low cost green car (LCGC), SUV menengah maupun menengah ke atas, hatchback populer, MPV mewah, sampai kendaraan legendaris di Tanah Air.

Secara total, tujuh model undur diri dari pasar Indonesia pada 2021.

Jumlah mereknya sendiri, berdasarkan catatan pemberitan Mobil123.com maupun penelusuran dari berbagai sumber, ada lima yakni Mitsubishi, Isuzu, Nissan, Honda, Suzuki.

Mitsubishi Outlander Sport

Pembukanya adalah Mitsubishi. Merek berlogo tiga berlian tersebut, pada awal tahun, terpantau tidak lagi memampang Outlander Sport di situs resmi mereka.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tak lama kemudian mengakui bahwa SUV ini tidak lagi diproduksi.

Stok unitnya pun sudah habis. Akan tetapi, sang agen pemegang merek tidak menyebutkan alasan pemberhentian penjualan Outlander Sport.

Isuzu Panther

Pada bulan kedua, Isuzu juga mengumumkan penyetopan produksi maupun penjualan model legendaris Panther. Akan tetapi, jenama asal Jepang ini mengaku siap menyediakan suku cadang dalam waktu minimal 8-10 tahun ke depan.

Riset dan pengembangan MPV diesel ini tercatat mulai terpinggirkan pada 2008, ketika prinsipal Isuzu beralih fokus ke kendaraan komersial.

Kenaikan standar emisi gas buang mobil diesel ke Euro IV mulai 2022 (awalnya ingin diterapkan 2021--Red) semakin mempersulit posisi Panther.

Nissan Terra

Permulaan 2021 ditandai pula oleh langkah Nissan menghentikan impor utuh plus penjualan Terra di Tanah Air. Kebijakan ini mulai terendus ketika gambar serta harganya hilang dari situs resmi Nissan.

Padahal, umur pesaing Toyota Fortuner serta Mitsubishi Pajero Sport di Indonesia ini relatif singkat karena baru meluncur pada Agustus 2018.

Honda Jazz

Honda membeberkan disetopnya penjualan Jazz pada Maret, bersamaan dengan peluncuran City hatchback.

Alasannya adalah desain Jazz generasi keempat--debut global pada akhir 2019--yang tidak kurang sporty dan kurang sesuai selera masyarakat Indonesia.

Suzuki Karimun Wagon R

Pengakuan Suzuki mengenai ‘suntik mati’ Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia terjadi pada November, ketika LCGC ini tidak dipajang dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).

Dalih sang pabrikan adalah karena pengalihan fokus ke strategi mobil listrik.

Kendati begitu, produksi Karimun Wagon R di pabrik Tambun, Bekasi tidak dihentikan. City car ini masih akan diekspor ke luar negeri.

Honda Civic Hatchback RS

Pada Desember, Honda mengumumkan model kedua yang didiskontinyu tahun ini yaitu Civic hatchback RS.

Pendistribusian stok terakhir ke diler terjadi pada September dan setelahnya mereka tinggal menghabiskan stok.

Alasan Civic hatchback tak lagi dijual adalah karena mereka telah meluncurkan Civic generasi ke-11 pada Oktober dalam tipe RS--sebelumnya bukan tipe tersebut. Kedua model bertema sporty ini dianggap bertabrakan.

Honda Odyssey

Odyssey menjadi model ketiga Honda yang tak lagi ditawarkan ke konsumen Indonesia pada 2021.

Mereka terpaksa melakukannya karena pabrik di Jepang, yang menyuplai unit untuk negeri ini, juga menyetop produksinya.

Honda pun tinggal menghabiskan stok tersisa di diler-diler. Meskipun begitu, mereka siap menjamin ketersediaan suku cadang hingga 15 tahun ke depan. [Xan/Dms]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas berkualitas <<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar