Jangan Hanya Bantu Brand Asing, Pemerintah Harus Bantu Mobil Nasional

Berita Otomotif

Jangan Hanya Bantu Brand Asing, Pemerintah Harus Bantu Mobil Nasional

JAKARTA - Pemerintah diharapkan lebih peduli pada kelangsungan industri otomotif lokal. Pemerintah jangan hanya mendukung brand asing saja tapi melupakan brand lokal.

Saat ini, pasar otomotif Indonesia memang sangatlah seksi. Tahun lalu saja ada 1,2 juta mobil yang terjual dengan jumlah motor yang terjual sekitar 7 juta unit. Nah di tahun 2014 ini angka itu diprediksi akan naik.

Penjualan mobil tahun ini diprediksi akan naik tipis ke angka 1,25 juta unit dengan kenaikan penjualan motor sampai ke angka 8 juta unit.

Tapi di tengah gempita kenaikan penjualan otomotif di Indonesia, semua angka-angka tadi merujuk pada brand-brand asing mulai dari motor-motor yang kebanyakan adalah brand Jepang dan India dan mobil yang juga dikuasai oleh brand asal Jepang.

Brand asal Indonesia sendiri malah terkesan terpinggirkan di tanah airnya. Semua kebijakan kebanyakan dimaksudkan untuk menggenjot investasi dan meningkatkan penjualan brand asing tadi.

"Seharusnya pemerintah juga mendukung brand lokal agar bisa berbicara di negeri sendiri. Tapi kan ternyata tidak," kata Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi Asosiasi Automotive Nusantara (Asia Nusa) Dewa Yuniardi.

Saat ini, para produsen kendaraan lokal menurut Dewa harus mandiri dan banting tulang untuk sekedar tetap hidup. Hal berbeda terjadi di brand asing yang malah banyak mendapat bantuan dari pemerintah Indonesia.

"Lihat ini Komodo, ini masih dikenakan PPnBM (pajak barang mewah), padahal Komodo diperuntukkan untuk usaha di daerah terpencil. Beda dengan mobil-mobil LCGC yang diberikan kebebasan PPnBM padahal untuk kegiatan konsumtif," jelasnya.

Karena itu, Dewa berharap pemerintah membuka matanya. Potensi brand-brand ini masih sangat bagus. Kalau memang tidak bisa membantu, Dewa meminta pemerintah berlaku adil pada brand lokal agar mendapat perlakuan yang sama dengan brand asing.

"Permintaannya sederhana. Kalau memang tidak bisa membantu ya tidak masalah, tapi cobalah untuk adil," lugasnya.

Temukan mobil idaman di Mobil123

Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter.



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support