Dianggap Merendahkan Wanita, Iklan VW di Inggris Dilarang Tayang

Berita Otomotif

Dianggap Merendahkan Wanita, Iklan VW di Inggris Dilarang Tayang

LONDON - Satu iklan Volkswagen (VW) di Inggris dilarang tayang karena dianggap mempromosikan stereotipe bahwa jenis pekerjaan wanita lebih rendah daripada laki-laki.

Inggris mungkin adalah salah satu negara dengan kebijakan iklan ketat dan tegas. Salah satu contohnya adalah pelarangan tayangan-tayangan komersial yang dianggap mempromosikan perilaku mengemudi agresif.

VW menjadi ‘korban’ terbaru dari kebijakan tersebut. Pasalnya, iklan VW Golf listrik, seperti diwartakan Carscoops pada pertengahan pekan ini, dilarang tayang oleh Advertising Standards Auhority (ASA).

Penyebabnya, iklan tersebut dianggap secara tersirat menyatakan bahwa pekerjaan-pekerjaan kaum hawa adalah pekerjaan kasar. Sementara, para lelaki memiliki pekerjaan dalam level lebih tinggi.

Iklan VW Golf listrik memperlihatkan laki-laki yang tidur di tenda di tepi jurang, berprofesi sebagai astronot, serta atlet disabilitas dengan satu kaki buatan. Di sisi lain, terdapat seorang wanita yang duduk di bangku taman sambil menjaga stroller bayi dan membaca buku.

“Saat kita belajar beradaptasi terhadap perubahan, kita bisa mencapai segala hal. Golf listrik. E-Golf, mobil listrik 100 persen,” tulis mereka di dalam iklan.

ASA mengatakan bahwa pihaknya menerima tiga aduan dari pemirsa iklan. Mereka merasa video promosi ini menunjukkan stereotipe gender dengan mempertunjukkan para pria dengan aktivitas menantang, sedangkan perempuan mendapatkan tugas-tugas rumah tangga.

VW membela diri dengan mengatakan bahwa pesain inti dari video promosi mereka adalah bahwa manusia bisa beradaptasi terhadap tantangan plus perubahan. Pabrikan otomotif asal Jerman ini tidak berpikir bahwa pemanjat tebing, astonot, atau atlet Paralympic bukanlah jenis-jenis peran atau pekerjaan yang biasa dijadikan obyek stereotipe gender.

ASA tidak mengindahkan argumentasi VW. Mereka tetap pada keputusan semula.

“Saat mayoritas durasi iklan fokus pada tema-tema mengenai adaptasi terhadap situasi sulit dan prestasi, adegan final memperlihatkan perempuan duduk di kursi, membaca, dengan stroller di sampingnya. Kami mengakui menjadi orang tua adalah pengalaman yang mengubah hidup yang membutuhkan adaptasi, tapi mengurus anak adalah peran yang sering kali diasosiasikan dengan perempuan,” terang ASA. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support