Hyundai Bersiap Produksi 1.000 Mobil Listrik di Indonesia Tahun Depan

Berita Otomotif

Hyundai Bersiap Produksi 1.000 Mobil Listrik di Indonesia Tahun Depan

JAKARTA – Hyundai bakal membuat ribuan mobil listrik pada tahun pertamanya melakukan produksi lokal di Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika hadir dalam pembukaan pameran “The Future Electric Vehicle Ecosystem for Indonesia” pada Senin (25/10/2021) kemarin di Kemayoran, Jakarta.

Menurut menteri dari Partai Golkar tersebut, Hyundai, melalui PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), akan memproduksi 1.000 unit mobil listrik setahun pada tahap awal. Adapun produksi mobil listrik Hyundai rencananya dimulai pada Maret 2022.

Agus menyebut Hyundai sebagai pabrikan otomotif pertama yang bakal melakukan perakitan mobil listrik di Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

“Produksi kendaraan listrik ini tentunya menjadi showcase kapabilitas industri otomotif Indonesia yang juga bergerak ke arah industri yang ramah lingkungan, sekaligus memberi pesan kepada dunia internasional bahwa Indonesia siap menjadi hub ekspor utama bagi kendaraan listrik di ASEAN dan wilayah sekitarnya,” tegas dia, seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Perindustrian yang diterima Mobil123.com.

Sekadar mengingatkan, Hyundai berinvestasi 1,5 miliar dollar AS untuk membangun pabrik perakitan mobil di Cikarang, Bekasi yang saat ini hampir rampung. Produksi komersial di sana rencananya dimulai pada 2022.

Pabrik tersebut akan memproduksi SUV, MPV, sedan dari mesin konvensional maupun model-model mobil listrik.

Adapun model mobil listrik produksi lokal pertama Hyundai, menurut COO PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur ketika diwawancarai Mobil123.com beberapa waktu lalu di Bintaro, Tangerang Selatan, akan meluncur pada 2022. Sayang, identitas modelnya masih ia rahasiakan.

Pada 2020, mereka sudah terlebih dahulu merilis dua model mobil listrik murni, Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric.

mobil listrik Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq

Lebih lanjut, Hyundai juga menggandeng LG membangun pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Bekasi. Penanaman modal yang dilakukan keduanya berjumlah total 1,1 miliar dolar AS.

Pembangunan pabrik baterai mobil listrik Hyundai-LG rencananya selesai pada 2023. Produksi komersial pertama dijadwalkan berlangsung mulai 2024.

Seluruh investasi Hyundai tersebut adalah respons dari berbagai insentif yang diberikan pemerintah bagi mobil-mobil dengan teknologi elektrifikasi. Di antaranya adalah insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku mulai 16 Oktober 2021 kemarin.

Ada pula beragam insentif bagi korporasi yang membangun pabrik perakitan mobil listrik maupun komponennya di Indonesia.

Pada 2030, pemerintah menargetkan produksi lokal 600 ribu mobil dengan teknologi elektrifikasi di Tanah Air. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar