Honda Indonesia Bisa Saja Lakukan Recall Susulan

Berita Otomotif

Honda Indonesia Bisa Saja Lakukan Recall Susulan

BEKASI – PT Honda Prospect Motor mengakui bahwa bukan tidak mungkin masih akan terjadi recall kendaraan Honda lagi di masa depan.

Hal ini dikarenakan mereka akan melakukan recall meski usia kendaraan sudah tua. Hal ini disampaikan oleh Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM di sela-sela peresmian dealer Honda Nusantara Bekasi.

“Ada kemungkinan (recall) untuk mobil-mobil lama, karena itu adalah tanggung jawab kami walaupun masa garansi sudah selesai. Jadi jangan khawatir selama itu Honda, bila harus direpair maka akan kami repair. Tapi untuk mobil yang sudah tidak menggunakan airbag Takata, tak perlu khawatir lagi,” tegasnya.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya tidak memikirkan bahwa recall dapat berpotensi buruk terhadap kepercayaan masyarakat terhadap mobil Honda. Pasalnya recall merupakan tugas Honda untuk menjaga kualitas kendaraannya.

“Pasti ada (pandangan negatif dari konsumen), tapi ketika kami melakukan survey saat recall untuk pertama kalinya di tahun 2003 untuk Honda Jazz, 99,9 persen konsumen setuju untuk dilakukan hal tersebut. Ada yang tidak setuju memang, karena Ia memandang bahwa cukup melakukan pemanggilan ke dealer untuk diperbaiki (bukan recall),” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan beragam cara agar pelanggan melakukan recall terhadap kendaraannya. Salah satunya adalah dengan melakukan jemput bola ke dealer-dealer mobil bekas.

“Selain kami melakukan direct email, kami juga mendatangi ke dealer mobil bekas, menyewa tempat di Mangga Dua untuk perbaikan dan ke pusat perbelanjaan kalau bertemu dengan pemiliknya langsung kami perbaiki,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar