Honda Civic Hatchback RS Tak Lagi Dijual di Indonesia, Stok Tinggal 21 Unit

Berita Otomotif

Honda Civic Hatchback RS Tak Lagi Dijual di Indonesia, Stok Tinggal 21 Unit

TANGERANG – Penjualan Honda Civic hatchback RS di Indonesia sudah disetop. Kini, merek asal Jepang itu tinggal menghabiskan stok sisa.

Menurut Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy, peluncuran sedan Civic RS generasi ke-11 pada akhir Oktober 2021 menjadi penutup kisah sepak terjang versi hatchback-nya di Indonesia.

Ia memastikan Civic hatchback generasi termutakhir yang menjalani debut global di Jepang pada Juni 2021 tak akan datang ke Indonesia.

Honda sendiri, menurutnya, terakhir kali mencatatkan penjualan wholesales (distribusi ke diler/untuk stok) untuk Civic hatchback RS pada September. Kini, stok unitnya di diler-diler seluruh Indonesia tinggal 21 unit.

“Oktober, November, dan Desember ini tidak ada lagi (distribusi ke diler),” ucap dia di sela-sela media test drive All New Civic RS pada Rabu (8/12/2021) dengan rute Jakarta-Serpong-Jakarta.

Honda Civic hatchback RS

Sekadar mengingatkan, Civic hatchback RS pertama kali mengaspal di Indonesia pada 2017. Terakhir kali Honda melakukan penyegaran untuk model ini pada Februari 2020.

Alasan Honda tidak lagi meneruskan penjualan Civic hatchback RS di pasar otomotif Nusantara, aku Billy, ada dua. Pertama ialah karakter yang amat mirip antara versi sedan dan hatchback pada generasi terbaru.

Oleh karena itu, keputusan Honda menjual hanya tipe RS untuk sedan Civic generasi ke-11 di Indonesia dinilai tidak menguntungkan bagi versi hatchback-nya yang juga bertipe RS.

Honda Civic hatchback RS

“Jadi, kalau kita lihat, belakangnya saja yang beda,” beber dia.

“Untuk sedan sporty, tipe RS, kami kini fokus pada Civic. Untuk hatchback sporty, kami fokus pada City hatchback RS,” lanjut Billy.

Alasan kedua ialah penerapan regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang mengubah tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan roda empat mulai 16 Oktober 2021. Isinya antara lain penyamaan tarif PPnBM sedan dengan model-model mobil penumpang lainnya.

Pada aturan terdahulu, tarif PPnBM sedan jauh lebih tinggi ketimbang yang lain.

“Dulu, kan, sedan dengan hatchback beda pajaknya. Sekarang, kan, sama semua dengan adanya LCEV. Dulu, kan, lebih murah hatchback dibandingkan sedan. Sekarang, jadi sama,” papar Billy lagi. [Xan/Ses]

Cek harga Honda Civic hatchback RS di sini



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar