GIIAS 2020 dan IIMS 2021 Jalan Terus, Geneva Motor Show 2021 Justru Dibatalkan

Berita Otomotif

GIIAS 2020 dan IIMS 2021 Jalan Terus, Geneva Motor Show 2021 Justru Dibatalkan

GENEWA - Geneva Motor Show 2021 sudah resmi dibatalkan karena prediksi wabah Corona masih terjadi atau belum usai hingga masalah keuangan cukup pelik.

Keputusan yang diambil oleh penyelenggara Geneva Motor Show, The Organisation Internationale des Constructeurs d'Automobiles (OICA) untuk pameran 2021 ini memang sudah diprediksi sebelumnya. Mobil123.com sempat memberitakan soal keraguan OICA untuk menyelenggarakan pameran tahun depan.

“Organisasi acara pada tahun 2021 sangat tidak pasti saat ini. Memang, para peserta pameran Geneva International Motor Show banyak yang mendorong kami dan sangat merekomendasikan untuk kembali menggelar pameran pada 2022,” jelas sumber dari Organisation Internationale des Constructeurs d'Automobiles (OICA) selaku yayasan penyelenggara yang memaparkan hal ini di awal Juni 2020.


Pandemi Corona yang belum usai menjadi alasan pertama penyelenggara untuk meniadakan salah satu pameran otomotif berpengaruh di dunia. Hal sama terjadi pada awal tahun ini di mana Geneva Motor Show 2020 terpaksa dibatalkan beberapa hari sebelum acara pembukaan karena Corona mulai menyerang Eropa, termasuk Swiss sebagai tempat berlansungnya pameran.

Penyelenggara sendiri menyatakan bahwa masalah pandemi Corona hingga saat ini masih berkelanjutan. Masih belum ada kejelasan kapan vaksin atau pengobatan yang efektif bakal tersedia.

Karenanya bukan waktu tepat untuk menyelenggarakan pameran yang bakal dihadiri oleh ribuan jurnalis dari penjuru dunia. Risiko penularan tentu sangat tinggi meski melakukan protokol kesehatan di masa pandemi.

Penyelenggara juga dikabarkan telah melakukan survei kepada pabrikan yang biasa menjadi peserta pameran. Konon dari hasil survei didapat bahwa banyak pabrikan yang berat untuk bergabung pada pameran tahun depan karena beragam alasan. Dan ini menjadi pertimbangan penyelenggara karena tidak akan banyak partisipan dalam pameran 2021.

Masalah lainnya yang juga pelik dihadapi oleh penyelenggara adalah soal keuangan. Pembatalan Geneva Motor Show 2020 membuat penyelenggara menelan banyak kerugian. Nilainya dikabarkan mencapai Rp 167 miliar.

OICA sendiri sudah berusaha meminta bantuan dana pada pemerintah setempat untuk menutup kerugian tahun ini dan menyelenggarakan pameran berikutnya. Pemerintah setempat setuju untuk meminjamkan dana sebesar 16.8 juta franc Swiss atau sekitar Rp 250.4 miliar. 

Namun OICA sendiri dikabarkan tidak setuju dengan syarat yang diajukan. Ini karena salah satu syaratnya OICA harus mengambalikan pinjaman minimun 1 juta franc Swiss atau hampir Rp 15 miliar pada Juni 2021.

OICA merasa keberatan karena pada 2021 mereka sudah melakukan pembatalan pameran seperti yang sudah dipaparkan di atas. Jika tidak ada pemasukan karena pameran dibatalkan, tentu akan berat untuk penyelenggara memenuhi syarat tersebut.

Setelah menghadapi kebuntuan, salah opsi lain yang dihadapi OICA adalah menjual penyelenggaraan Geneva Motor Show kepada Palexpo SA selaku merupakan perusahaan pemilik tempat berlangsungnya pameran.

Namun sampai berita ini dibuat, belum ada keputusan dari OICA apakah akan rela menjual pameran Geneva Motor Show. Rasanya berat jika organisasi otomotif yang berdiri sejak 1919 di Paris, Perancis ini melepas pameran setelah 100 tahun mereka pegang.

Hal berbeda dialami oleh pameran di Asia Tenggara. Pertama adalah Bangkok Motor Show 2020 yang menyatakan tetap akan menyelenggarakan pameran pada 15 - 26 Juli 2020 namun dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Sementara di Indonesia, Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2020 masih on schedule diselenggarakan pada 22 Oktober - 1 November 2020. Yang menarik, beberapa pabrikan atau APM masih ragu untuk mengikuti pameran seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Seperti contohnya Toyota, Honda dan Isuzu. Ketiganya masih ragu dengan alasan nyaris sama yakni ingin melihat perkembangan kondisi pandemi Corona di Indonesia sebelum akhirnya memutuskan untuk ikut atau tidak.


Sementara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 akan berlangsung 18-28 Februari 2021. Dyandra Promosindo selaku penyelenggara membatalkan IIMS 2020 yang sedianya digelar April lalu dan menggantinya lansung di awal tahun depan.

Dyandra Promosindo sendiri tahun ini rencananya akan menggelar event kolaborasi bertajuk Dyandra New Adventure (DNA). Dalam event tersebut mereka menggelar langsung CREATE By IFEX, IIMS Motobike Show, Property Weekend Fiesta dan Synchronize Festival. Rencananya, program ini akan diselenggarakan pada 2 – 4 Oktober 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

“Proyek kolaborasi ini kami yakini sebagai solusi baru di era New Normal ketika masyarakat akan lebih selektif dan efektif saat menghadiri sebuah event. Dengan penggabungan beberapa industri yaitu furnitur, otomotif, properti dan musik, harapan kami akan menciptalan cross audience dan menjadi pioner untuk membantu industri yang sedang merosot akibat dampak Covid-19," jelas Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

All-new Yaris 2020 Kian Canggih

Video
All-new Toyota Yaris 2020 semakin canggih. Salah satu teknologi atau fitur generasi keempat Yaris ini adalah bisa parkir sendiri. Harga Yaris 2020 ...

Komentar