Mobil123.com
Aplikasi Mobil123.com
Download Gratis – iCar Asia Limited
4.4
33,336

Jeep Renegade 2022 Facelift Terungkap, Apa Saja yang Baru?

Berita Otomotif

Jeep Renegade 2022 Facelift Terungkap, Apa Saja yang Baru?

 

Brasilia  -  Jeep Brazil mulai memperlihatkan tampilan baru dari Renegade 2022 facelift yang akan segera diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan. 

Berdasarkan keterangan resmi yang dipublikasikan oleh Jeep Brazil terungkap gambar eksterior dan interior dari Renegade 2022 facelift. Namun, beberapa detail fitur serta pembaruan masih disembunyikan.

Jeep Renegade 2022 Facelift

Mengacu pada foto yang ditunjukkan, sepintas eksterior Jeep Renegade 2022 facelift tak mengalami banyak perubahan. Tetapi, jika diperhatikan lebih dekat, bagian depan mobil tampak baru dengan fasia yang lebih pendek. Lalu, kisi-kisi gril telah diperbarui dan disandingkan dengan lampu senja atau daytime runnig light (DRL) terbaru. 

Berpindah ke bagian belakang, Jeep memperbarui lampu belakang dan bumper sehingga terlihat sedikit berbeda dengan model sebelumnya.

Sementara interiornya tampak lebih segar berkat penyematan head unit layar sentuh berukuran 8,4 inci, lingkar kemudi baru dan modern serta kluster instrumen digital.

Interior Jeep-Renegade 2022

Bicara soal performa, Renegade 2022 facelift masih dibekali mesin bensin turbo-flex T270 1,3 liter yang menghasilkan tenaga 180 hp. Mobil ini memiliki sistem penggerak dua roda dan semua roda dengan menggunakan transmisi otomatis enam percepatan. Demikian seperti dilansir dari Carscoops.

Sebagai informasi, Jeep Renegade merupakan SUV kompak terlaris di Brasil. Mobil asal Amerika Serikat (AS) tersebut telah terjual lebih dari 350.000 unit sejak 2015. [Tih/Ses]

 >>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru berkualitas <<<<<



Ratih Paramitha

Ratih Paramitha

Mulai meniti karir menjadi Jurnalis sejak 2013 di Sinar Harapan kemudian di Jawa Pos Koran (2015-2021). Ber-elemen air, nggak bisa nolak kalau diajak ke pantai. Meski otomotif selalu identik dengan laki-laki, tetapi bukan berarti perempuan tak perlu mempelajarinya.


Berita Utama


Komentar