Ferrari Ribut dengan Seorang Perancang Busana Gara-Gara Sepatu

Berita Otomotif

Ferrari Ribut dengan Seorang Perancang Busana Gara-Gara Sepatu

CALIFORNIA - Perusahaan mobil ternama Italia Ferrari terlibat perselisihan dengan seorang perancang busana asal Jerman, Philipp Plein karena masalah sepatu.

Masalah ini muncul terkait dengan postingan Plein di akun Instagramnya @philippplein yang memiliki follower lebih dari 1.8 juta. Plein mengunggah sepatu ciptaannya di atas Ferrari 812 Superfast miliknya sendiri.

Hal ini rupanya dianggap tidak pantas oleh Ferrari. Melalui tim kuasa hukumnya, Ferrari mengirimkan surat keberatan yang disebut Plein sebagai surat cinta.

Surat tersebut di awali soal keberatan Ferrari dengan postingan Plein yang memiliki gaya hidup dianggap tidak sesuai produk buatannya. Ini berhubungan juga dengan pose seksi dari model wanita yang bergaya pada postingan berikutnya. Surat itu kemudian mengklaim reputasi Ferrari ternoda akibat postingan ini dan diklaim menyebabkan pihaknya mendapat kerugian materi.


Namun dipenghujung surat baru tampak apa yang sejatinya menjadi keberatan Ferrari. Ini tak lain karena foto sepatu buatan Plein di atas Ferrari bisa mengganggu kerjasama ekslusif Ferrari dengan pabrikan sepatu asal Jerman, Puma. 

Seperti kita ketahui bersama Ferrari memang terkait kerjasama dengan Puma dan bisa jadi salah satu dari Anda telah memiliki sepatu tersebut. Ferrari merasa postingan Plein berpotensi mengganggu penjualan sepata Puma. 

Lebih lanjut, dalam surat tersebut kuasa hukum Ferrari mewajibkan Plein untuk menghapus postingannya dalam waktu 48 jam. Dan meminta Plein berhenti menggunakan merek dagang serta mobil Ferrari untuk tujuan komersial. Jika itu masih dilakukan maka akan terlakukan penuntutan secara hukum.

Mendapat ancaman ini Plein langsung melakukan perlawanan. Desainer ternama ini langsung memposting surat tersebut di akun IG-nya dan kemudian memberikan jawaban dengan nada menantang.


"Jujur saja saja saya kecewa dan jijik denga klaim yang tidak adil sama sekali. Apalagi saya memposting di atas Ferrari milik saya sendiri jadi saya bebas melakukan apa saja di mobil ini. Lalu jika saya tidak menghapus postingan ini kalian (Ferrari) mau apa? Mau membawa pergi (menyita) mobil milik saya?," jawab Plein.  

Bahkan Plein menyebut bahwa surat tersebut masuk dalam bentuk pemerasan. Karena menurutnya tidak ada yang salah ketika dia memposting Ferrari 812 Superfast warna hijau candy miliknya dengan sepatu ciptaannya, apalagi memiliki warna senada.

Sampai berita ini dibuat, belum ada kabar lanjutan. Pertanyaannya, apakah kasus ini akan masuk pengadilan ?. Jika melihat aksi-reaksi keduanya yang sama-sama tak bergeming, rasanya tak akan lama lagi kasus ini akan segera disidangkan.

Untuk diketahui, Plein memang tergolong desainer yang cukup populer. Founder the Phillip Plein International Group ini memang kerap menampilkan gaya hidup mewahnya di IG. 

Kehidupan glamour dengan wanita-wanita seksi, tempat-tempat eksotik dan tentu tak ketinggalan mobil-mobil mewah koleksinya seperti Rolls Royce Phantom plus Lamborghini Urus. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support