Era Kemandirian Listrik Makin Dekat

Berita Otomotif

Era Kemandirian Listrik Makin Dekat

JAKARTA - Tenaga listrik adalah tenaga masa depan. Banyak hal yang kita bisa lakukan dengan tenaga listrik termasuk untuk urusan transportasi dan segala infrastrukturnya.

Namun salah satu kendala masalah kelistrikan di Indonesia adalah seringnya sambungan listrik terputus. Nah, perusahaan asal Indonesia PT Buana Persada International (BPI) ternyata sudah mendapatkan solusinya dengan mengembangkan Energy Storage System (ESS) yang tidak perlu di-charge (self-charging) sehingga tidak membebani PLN dan tidak memerlukan solar panel seperti yang kebanyakkan ada saat ini.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sering terjadi pemadaman listrik bergilir karena penggunaan beban listrik yang semakin meningkat namun tidak seiring dengan pertumbuhan supply dari pembangkit listrik," kata Didi Artadi, Direktur BPI.

"Belum lagi di daerah terkadang listrik masih padam setiap sore, yang mengakibatkan menurunnya produktivitas masyarakat.  ESS kami bertujuan membantu pemerintah mengatasi masalah ketersediaan listrik maupun beban keuangan pemerintah dari subsidi PLN,” tambahnya.

Teknologi ini, lanjutnya, bisa diterapkan ke berbagai jenis penggunaan. Mulai dari sumber listrik rumah tangga, industri, kapal laut, hingga lampu lalulintas serta alat transportasi seperti mobil dan sepedamotor.

"Untuk sepedamotor atau mobil, paten kami ini adalah paten fast charging. Untuk mengisi penuh tenaga kendaraan listrik hanya butuh waktu 5 menit. Ini belum bisa dicapai oleh pabrikan kelas dunia sekalipun. Malahan, ada produsen mobil Jepang yang sudah menawarnya, tapi kami tidak kasih," jelas Didi.

Terlebih ESS dari BPI menggunakan konsep 'Low Energy Charger without Magnet' yang telah didaftarkan hak kekayaaan intelektual-nya di Indonesia dan di luar negeri. Paten ini dipegang oleh orang Indonesia bernama Gunawan Marsianto dan telah diakui di lebih dari 191 negara di dunia.

Bekerjasama dengan ilmuwan dan cendekiawan dari Perancis dan Jerman, teknologi Gunawan Marsianto ini berhasil disempurnakan dan siap diujicoba.

Untuk kebutuhan rumah tangga, teknologi ini mampu menyediakan listrik selama 24 jam sebesar 15Ampere atau setara dengan kebutuhan listrik bagi pengguna PLN 900Watt ke bawah dan tidak perlu tersambung dengan PLN untuk charging.

Sementara untuk kendaraan baik sepedamotor maupun mobil bisa mencapai jarak jelajah puluhan kilometer atau digunakan antara 4-6 jam. [Syu/Idr]



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support