Bocah 4 Tahun ini Curi Mobil Kakeknya Demi Beli Permen

Berita Otomotif

Bocah 4 Tahun ini Curi Mobil Kakeknya Demi Beli Permen

MINNESOTA – Dari segi tekad dan kepintaran bocah balita di Amerika Serikat ini patut menjadi contoh, tapi tidak untuk aksi berbahayanya. Cerita ini bisa menjadi peringatan para orang tua agar tidak meremehkan anak kecil serta lebih hati-hati menyimpan kunci mobil.

Sebastian, anak berusia 4 tahun ini membuat heboh seisi rumahnya di Blaine, Minnesota pada 11 Juni kemarin. Ia dengan polos mencuri mobil kakeknya pada pagi sekitar pkl.08.30 waktu setempat.

Sebastian diwawancara dan diungkap identitasnya oleh Fox9 sehari setelah kejadian dengan seizin orang tua. Ternyata, motivasinya melakukan itu adalah manisan.

“Saya ingin membeli permen,” tandasnya polos.

Orang tuanya sendiri tidak bisa menjelaskan perasaannya. Menurut mereka, semua emosi muncul ketika mengetahui apa yang anak mereka perbuat.

“Panik, cemas. Banyak emosi campur aduk terbayang-bayang apa yang mungkin bisa terjadi,” ucap Jenna Swenson, ibu Sebastian, mengisahkan cerita tersebut sehari setelah kejadian kepada Fox9.

Fox9 sempat meminta Sebastian menjabarkan serta sedikit mengilustrasikan bagaimana ia melakukannya di depan kamera. Ia memanjat alat bantu berjalan kakeknya untuk mengambil kunci Hyundai Santa Fe dari gantungan di dinding.

Dengan mudah Sebastian memencet tombol remote kunci pintu sport utility vehicle (SUV) tersebut, kemudian membukanya. Posturnya sudah cukup tinggi serta kuat untuk naik pula ke kursi pengemudi.

“Ia mengamati semua yang orang-orang di sekitarnya dan mengulangi perbuatan mereka,” ujar Roy Becker, sang kakek.

Anak cerdas itu perlu usaha lebih untuk menginjak pedal rem dan memindahkan tuas transmisi otomatis ke mode berjalan. Sambal menginjak pedal gas, matanya bahkan hampir tak bisa melihat ke arah kaca depan.

Akan tetapi Sebastian masih bisa mengendarai mobil hingga keluar area sekitar rumah yang relatif sepi. Dengan kecepatan 16 – 24 km/jam, mobil dibawa hingga ke perempatan ramai kendaraan yang berjarak cukup jauh.

Ia sempat berbelok dari perempatan. Untungnya, Sebastian memutuskan untuk menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat entah karena alasan apa.

Di lokasi inilah dia dihampiri oleh polisi lalu lintas yang sedang berjaga.

“Saya tidak pernah sebelumnya melihat pengemudi mobil semuda ini sebelumnya,” kata Kapten Mark Boemboom.

Luar biasanya, di sepanjang perjalanan Sebastian berhasil melaju mulus melewati beberapa polisi tidur. Orang tua maupun kakeknya mengaku akan lebih berhati-hati dan tidak ingin hal ini terulang lagi.

“Kita bisa bicara mengenai pemakaman (jika hal semacam ini terjadi,” tegas sang kakek. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar