Ayu Ting Ting Ditegur Satpol PP Saat Pemberlakukan Ganjil Genap

Berita Otomotif

Ayu Ting Ting Ditegur Satpol PP Saat Pemberlakukan Ganjil Genap

BOGOR - Pedangdut Ayu Ting Ting terpaksa harus memutar balikkan kendaraannya oleh petugas Satpol PP Kota Bogor karena plat nomor kendaraanya tidak sesuai dengan aturan ganjil-genap.

Hal ini terungkap dari akun Instagram Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor. Postingan tersebut diunggah olehnya pada hari Sabtu, 6 Februari 2021. Itu artinya, Ayu Ting Ting menggunakan mobil berplat ganjil.

“Mau kemana neng @ayutingting92 ? Kok putar balik? Kena ganjil genap atau alamat palsu?,” ungkap Bima Arya dalam akun @bimaaryasugiarto.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Kota Bogor memberlakukan kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda empat dan roda dua di seluruh jalan utama. Kebijakan tersebut dilakukan guna menekan mobilitas warga Bogor sehingga penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat berkurang.

Kebijakan ini akan diterapkan setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Mulai berlaku pada Sabtu, 6 Februari 2021 (genap) di seluruh ruas jalan utama di Kota Bogor. Kebijakan ini dikecualikan bagi kendaraan ambulans, pemadam kebakaran, angkutan umum, angkutan sembako/BBM, kendaraan dinas pemerintah.

Ayu Ting Ting
Bila nanti ditemukan ada kendaraan dengan plat kendaraan yang tidak sesuai, maka Kepolisian akan langsung menghentikan dan meminta pengendara untuk putar balik. Menurutnya, kebijakan ini cukup ideal mengingat tidak mungkin bagi pemerintah menyekat total kendaraan. Yang bisa dilakukan hanyalah mengurangi mobilitas.

Pada hari pertama penerapan ganjil genap di Kota Bogor dinilai mampu mengurangi 40-50 persen mobilitas warga. Berkurangnya mobilitas warga di Kota Bogor terlihat dari dari jumlah kendaraan yang masuk dari Exit Tol Baranangsiang serta titik-titik yang biasanya padat tampak cair, terutama di pusat kota.

“Di pos penyekatan exit Tol Baranangsiang, petugas juga mencatat ada sekitar 40 persen kendaraan yang dipersilahkan putar balik. Umumnya mereka bisa menerima karena memang hanya jalan-jalan dan lain sebagainya. Tetapi apabila ada tujuan yang jelas, kita persilahkan untuk melanjutkan perjalanan,” terang Bima Arya.

Secara umum, di semua titik penyekatan dan checkpoint terlihat sekitar 80 persen warga atau pengendara sudah patuh terhadap aturan ganjil genap. Meski demikian, efektifitas dari program ini diperkirakan baru akan terlihat pada pekan depan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar