Awas, Kerusakan Body Mobil Bisa Timbulkan Banyak Karat di Musim Hujan

Panduan Pembeli

Awas, Kerusakan Body Mobil Bisa Timbulkan Banyak Karat di Musim Hujan

JAKARTA – Auto2000 mengingatkan kepada pelanggannya untuk melakukan perbaikan pada body kendaraan yang sudah penyok atau lecet menjelang musim hujan.

Kerusakan pada body kendaraan berpotensi untuk menimbulkan karat khususnya di musim hujan. Hal ini karena pada musim hujan, udara cenderung lembab dan merupakan kondisi ideal untuk karat berkembang lebih besar. Kondisi ini akan semakin buruk bila pemilik kendaraan jarang mencuci mobil.

“Masuk musim hujan, pemilik kendaraan harus mempersiapkan diri agar bisa mengemudi dengan aman dan nyaman termasuk mempersiapkan bodi mobil tetap prima,” ungkap Ricky Martawijaya, Aftersales Division Head Auto2000.

Untuk itu, Auto2000 pun memberi kemudahan pelanggan yang ingin merawat body kendaraannya. Salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas Express Bodi & Paint yang sanggup melakukan perbaikan hanya dalam waktu 7 jam sejak mobil masuk ke workshop Auto2000.

Perbaikan Body kendaraan
Auto2000 juga telah menyiapkan Program Kilau Sempurna Toyotaku berupa potongan harga jasa perbaikan bodi mobil senilai Rp 300.000. Dengan syarat, transaksi minimal Rp 1,5 juta untuk non asuransi dan Rp 3,5 juta untuk pengguna asuransi. Masih ditambah potongan harga 5% untuk 100 lebih spare parts pilihan dan ada pembayaran menggunakan cicilan 0% di Auto2000 Digiroom.

Tak hanya memperhatikan body kendaraan, pemilik juga harus memperhatikan sejumlah komponen menjelang musim hujan. Salah satu komponen yang harus menjadi perhatian saat musim hujan adalah karet wiper.

Pastikan bahwa karet wipert masih dalam kondisi baik dan mampu membersihkan kaca dengan sempurna. Karet wiper getas bisa mengurangi kemampuan membersihkan kaca dan membuat kaca menjadi baret.

Selain wiper, perhatikan juga ban kendaraan karena potensi kecelakaan sangat besar kondisinya kurang prima. Perhatikan tingkat keausan telapak ban dengan berpedoman pada Tire Wear Indicator (TWI) yang ada di alur ban mobil. Periksa pula tekanan angin ban supaya sesuai dengan standarnya.

Kemudian perhatikan juga rem mobil. Kondisi jalan yang licin membuat rem mobil bekerja lebih keras. Pastikan rem berfungsi baik dengan memeriksa kampas rem dan mengisi tabung minyak rem sesuai takaran. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar