8 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melintas Tol Layang Jakarta - Cikampek

Berita Otomotif

8 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Melintas Tol Layang Jakarta - Cikampek

BEKASI – PT Jasa Marga mengungkap 8 hal yang harus diperhatikan pengemudi sebelum melalui tol layang Jakarta – Cikampek.

Hal ini diklaim harus diperhatikan guna menjaga kenyamanan berkendara di tol Layang Jakarta – Cikampek. Terlebih, jalan tol layang Jakarta – Cikampek merupakan jalan layang terpanjang di Indonesia.

Berikut adalah 8 hal yang harus diperhatikan sebelum melintas di Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek.

  1. Hanya untuk Jarak Jauh
    Tol ini hanya untuk kendaraan jarak jauh. Untuk kendaraan yang mengarah ke Cikampek adalah kendaran dengan tujuan Karawang Timur, Bandung, Cikampek dan seterusnya. Sementara untuk kendaraan ke Jakarta adalah seperti JORR, Pondok Gede dan Cawang.
  2. Akses Masuk dan Keluar
    Akses masuk dan keluar jalan tol hanya ada di Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat.
  3. Hanya Kendaraan Kecil
    Tidak semua kendaraan bisa masuk ke Tol Layang Jakarta – Cikampek. Jalan tol ini hanya untuk kendaraan golongan I non bus non truk dengan ketinggian maksimal 2,1 meter.
  4. Batas kecepatan
    Batas kecepatan kendaraan yang melintas di tol ini adalah 60-80 km/jam. Batas kecepatan ini lebih tinggi ketimbang rencana sebelumnya yang membatasi kecepatan maksimal yaiitu 60 km/jam.
  5. Rest Area Terdekat
    Sepanjang jalan tol layang Jakarta-Cikampek tidak ada rest area sehingga pengendara harus mengetahui lokasi rest area terdekat. Untuk kendaraan arah Jakarta, rest area terdekat setelah pintu keluar ada di KM 06. Sementara untuk kendaraan arah Cikampek, rest area terdapat di KM 50.
  6. Kondisi Pengendara
    Pengendara diharuskan berada di kondisi prima saat melintas di jalan tol layang Jakarta – Cikampek.
  7. Kesediaan Saldo E-Roll dan BBM
    Saldo E-Toll sebaiknya sudah terisi untuk melakukan transaksi. Meski demikian, saat ini Tol Layang Jakarta – Cikampek masih gratis. Demikian pula kondisi BBM diharapkan ada pada kondisi yang cukup karena tidak ada SPBU di jalan tol Layang Jakarta – Cikampek.
  8. Antisipasi Kondisi Darurat
    Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek akan dikawal oleh petugas yang siaga selama 24 jam, 111 unit CCTV dan 8 titik emergency – turn. Meski demikian sebaiknya pengendara menyimpan nomor-nomor darurat sendiri.

Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek mengalami pengubahan jadwal pengoperasia beberapa kali. Sempat direncanakan akan langsung beroperasi akhir November 2019 namun molor menjadi tanggal 20 Desember 2019. Kemudian setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember 2019, Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek langsung dapat digunakan pada 15 Desember 2019. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar