4 Poin Penting Bayar Tol Tanpa Tapping

Berita Otomotif

4 Poin Penting Bayar Tol Tanpa Tapping

JAKARTA -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) kembali melakukan sosialisasi terkait pembayaran tarif tol dengan sistem Single Lane Free Flow (SLFF) di jalan tol.

Sedikitnya ada empat poin penting yang menjadi perhatian PT JMTO. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut bisa mengurangi kebingungan di masyarakat terkait sistem pembayaran terbaru iini.

1. Sistem SLFF yang di jalan tol yang diberi nama FLO merupakan Sistem Pembayaran Tol Prabayar berbasis Mobile Application dan Sticker, yang menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), serta menggunakan source of fund berbasis Voucher Elektronik (VE). 

 Pelanggan harus mengunduh mobile application FLO di smartphone, lalu mengkoneksikannya dengan Sticker FLO sehingga pengguna jalan tidak perlu lagi berhenti untuk tapping uang elektronik saat melewati gerbang tol. Untuk lebih memudahkan pengguna jalan, dalam waktu dekat menu pembelian VE FLO juga akan tersedia ada di mobile application LinkAja.

2. Peran LinkAja sebagai sumber dana untuk pembelian Voucher Elektronik (VE) FLO yang dapat digunakan untuk pembayaran tarif tol melalui aplikasi FLO, bukan sebagai alat pembayaran langsung yang dapat digunakan oleh pengguna jalan.

3. Walaupun hingga saat ini jumlah Gardu Tol khusus pengguna Aplikasi & Sticker FLO telah mencapai 20 gardu yang tersebar di Jabotabek, FLO belum dijual untuk masyarakat umum. PT JMTO masih melakukan uji coba terbatas dengan mengedepankan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di akhir tahun 2019 alat ini sudah dapat dijual kepada masyarakat dengan target 200 Gardu Tol khusus dapat melayani pengguna FLO.

4. Pengendara tidak perlu berhenti untuk tapping uang elektronik namun cukup mengurangi kecepatan agar mesin dapat membaca RFID dengan lebih baik. Demi keamanan pengguna jalan, kecepatan yang disarankan adalah 30 Km/jam. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support