Wuling Pakai Komponen Eropa untuk Sensor dan Fitur Keselamatan

Berita Otomotif

Wuling Pakai Komponen Eropa untuk Sensor dan Fitur Keselamatan

TANGERANG – Wuling mengklaim menggunakan pemasok-pemasok komponen kenamaan dari Eropa meski pun mereka pabrikan asal China. Para pemasok dari ‘Benua Biru’ ini terutama dipakai untuk sensor atau pun fitur-fitur keselamatan.

Taufik S. Arief, After Sales Director PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia, mengatakan  rantai suplai komponen bagi mobil-mobil mereka di Indonesia tak hanya terdiri dari korporasi China serta Indonesia. Perusahaan-perusahaan dari Eropa, Amerika Serikat, bahkan Jepang terlibat.

“Kalau diklasifikasikan, supplier Eropa lebih ke arah sensor-sensor elektrik dan keselamatan. Di aspek itu kami banyak mengambil dari Eropa. Alasannya adalah komponen-komponen Eropa memiliki persepsi bagus soal keselamatan dan teknologi,” aku Taufik di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Senin (6/8/2018) di Serpong Tangerang.

Sebagai informasi, Wuling tampil di GIIAS pada 2 – 12 Agustus dengan memperkenalkan sport utility vehicle (SUV) Baojun 530 dan mobil listrik E100. Baojun 530 dipastikan meluncur tahun depan dengan nama berbeda dan harga bersaing, sedangkan E100 masih sekadar mobil eksebisi.

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan bahwa komponen mobil-mobil Wuling yang sudah beredar di pasar seperti Confero 1,5-liter, Cortez 1.8-liter, serta Cortez 1.5-liter menggunakan merek-merek Eropa ternama seperti Scheffler (Jerman), Bosch (Jerman), Continental (Jerman), Mann+Hummel (Jerman), Autoliv (Swedia). Di luar itu, ada Nexteer dan Goodyear (AS) plus Aisin (Jepang).

“ECU (Engine Control Unit) kami pakai dari Bosch, Airbag dan ECM (Engine Control Module) dari Continental. Fly wheel dari Scheffler. Dengan menggunakan pemasok-pemasok itu kami harap dapat memberikan rasa percaya diri lebih kepada konsumen saat menggunakan mobil kami,” paparnya mencontohkan.

Komponen Lokal 56 Persen
Taufik menjelaskan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mobil-mobil Wuling saat ini mencapai 56 persen. Mereka terdiri dari perusahaan asli Indonesia plus perusahaan China yang masuk dan beroperasi di sini.

Untuk mengurangi biaya logistik dan memastikan ketersediaan komponen, Wuling mendirikan pula Supplier Park yang terintegrasi dengan pabrik perakitan mereka di Cikarang, Bekasi. Dian Asmahani, Brand Manager SGMW Indonesia, menerangkan bahwa dari 42 pemasok komponen lokal, 15 di antaranya berada di Supplier Park.

Sebanyak 44 persen komponen masih diimpor. Hanya saja, Wuling tidak bisa menjelaskan komposisi impor komponen dari China, Jepang, dan Eropa. [Xan/Ari]



Redaksi Mobil123

Redaksi Mobil123

Kami siap menyajikan informasi terbaru dari dunia otomotif baik itu dari sisi industri, teknologi hingga komparasi mobil terbaru. Terus ikuti kami melalui media sosial Facebook (facebook.com/mobil123), Twitter (@mobil123ID) dan Instagram (@mobil123id)


Berita Utama


Komentar