Bridgestone Gali Potensi Tren SUV dengan Ban 17 Inci

Berita Otomotif

Bridgestone Gali Potensi Tren SUV dengan Ban 17 Inci

JAKARTA — Tren SUV dengan penggunaan pelek berukuran besar yang semakin meningkat mendorong Bridgestone menghadirkan produk-produk unggulan seperti ban berukuran di atas 15 inci. 

Menurut Bangun Istyaji selaku Sales & Marketing PT Bridgestone Tire Indonesia mengatakan bahwa pihaknya telah memantau pergerakan tren pasar mobil di Tanah Air.

Pabrikan mobil kini diketahui melakukan peluncuran model baru atau facelift dengan profil ban yang lebih besar; 16 inci hingga 17 inci.

Secara spesifik, tren SUV di tengah masyarakat naik sepanjang 2016 hingga 2020 sehingga mempengaruhi permintaan Original Equipment (OE). 

"Tren mobil Indonesia dari tahun 2016 hingga 2020 segmen SUV terus meningkat. Hal tersebut mempengaruhi OE (Original Equipment) untuk pelek yang digunakan juga mulai banyak berlari ke ukuran 17 inci," papar pria yang juga akrab disapa Aji itu beberapa waktu lalu.

Contohnya nyata dari peralihan tren ban OE menjadi lebih besar dapat dilihat pada Honda BR-V yang kini menggunakan ban Bridgestone Turanza T005A untuk membalut pelek 17 inci. 

Terlebih lagi, mobil LMPV yang sekarang ini dinilai mulai bertransformasi menjadi lebih sporty juga mendorong penyediaan ban ukuran lebih besar. Hal ini bisa dilihat pada Mitsubishi Xpander yang kini juga menggunakan profil ban yang sama dengan BR-V.

"Jika perkembangannya terus seperti ini kita akan stay ahead dengan mengetahui ke mana evolusi marketnya, dengan cara fokus terhadap produk, pelayanan dan talenta yang kita miliki," jelas Aji. 

Menjamin ketersediaan stok ban untuk OE, diakui Bridgestone sebagai upaya mengejar penjualan perusahaan. Diketahui, pangsa pasar OE Bridgestone masih kecil.

Bridgestone memaparkan bahwa saat ini, kontribusi transaksi masih didominasi oleh penggatian ban di toko.

"Untuk Original Equipment sendiri kita masih di bawah 15 persen, kebanyakan masih di replacement market terutama di Indonesia kebanyakan penggantian ban di toko. Jadi OE sendiri (di Indonesia, Red) masih sangat kecil dibandingkan dengan negara lain," tutup Aji. (AP/Dms)




Berita Utama


Komentar