Toyota Sangat Siap Ikut Program LCEV, Ini Alasannya

Berita Otomotif

Toyota Sangat Siap Ikut Program LCEV, Ini Alasannya

JAKARTA – Setelah menjalankan program Low Cost Green Car (LCGC) dan memastikan untuk menerapkan aturan Euro4, pemerintah juga berencana untuk mengeluarkan program baru untuk sektor otomotif yaitu Low Carbon Emission Vehicle atau LCEV.

Dalam program LCEV tersebut, APM yang berhasil memenuhi persyaratan khususnya dalam pengurangan polusi udara akan mendapat insentif khusus. Dengan demikian diharapkan sektor otomotif di Indonesia akan semakin berkembang namun tidak merusak lingkungan.

Salah satu APM yang memandang LCEV sebagai sebuah kesempatan baru adalah Toyota Astra Motor (TAM). Tak tanggung-tanggung, mereka menyatakan bahwa siap untuk ikut dalam program tersebut dengan mengajukam banyak model.

“Toyota sudah siap (untuk ikut dalam program). Untuk model tidak ada yang berubah. Ini hanya masalah bahan bakar saja. Kalau LCEV itu ada batasan (efisiensi bahan bakar). Sekitar 1: 20 hingga 1 : 27. Jadi kalau 1:20 akan mendapat insentif minimal sementara bila bisa mendapat 1:27 akan mendapat lebih besar lagi,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT TAM di Jakarta.

Dengan aturan ini, maka hampir semua model Toyota sudah memenuhi aturan dalan program tersebut. Pasalnya Ia mengklaim, saat ini hanya beberapa kendaraan saja yang belum bisa mencapai efisiensi BBM 1:20.

“Hampir semua. Seperti Yaris, sekarang ini konsumsi BBM-nya hanya 1:20. Agya juga sama sudah 1:20. Jadi tidak masalah. Memang ada beberapa model yang konsumsi BBM-nya di bawah 1:20, tapi itu bisa kami kembangkan lagi,” tambahnya kemudian.

Sayang, Ia belum menyebut model apa yang menjadi unggulan Toyota untuk meramaikan program LCEV. Namun bila benar hampir semua model Toyota bisa masuk dalam program tersebut, maka Avanza pun bisa kembali menjadi unggulan untuk mengembangkan segmen ini.

“Semua produk bisa, termasuk Avanza. Intinya semua model (Toyota) bisa (ikut dalam program LCEV). Tapi semua masih menunggu regulasinya,” pungkasnya.

Bila melihat ke belakang, Toyota memang salah satu produsen mobil yang sangat responsif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Salah satu buktinya adalah saat Toyota menjadi salah satu produsen pertama yang mengeluarkan mobil LCGC pada 2012.

Ketika itu, Toyota meluncurkan Agya sebagai model pertama mereka di sektor LCGC. Kemudian pada tahun 2016, Toyota kembali mengeluarkan model LCGC terbaru mereka yaitu Calya yang merupakan MPV LCGC pertama. Dengan akan hadirnya program LCEV, maka bukan tidak mungkin Toyota akan menjadi APM salah satu pertama yang meluncurkan model terbaru di segmen ini. [Adi/Ikh]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support