Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Toyota Akan Diskusikan Kemungkinan Upgrade Teknologi LCGC Toyota Akan Diskusikan Kemungkinan Upgrade Teknologi LCGC Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 30 May 2023 06:20 JAKARTA - Toyota belum memastikan apakah mereka bisa menaikkan teknologi mesin mobil low cost green car (LCGC) atau tidak, sesuai kemauan pemerintah.Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) LCGC dari saat ini 0 persen menjadi 3 persen melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang sedang disusun, dengan periode tenggang 2 tahun. PPnBM bisa berkurang menjadi 2 persen jika para pabrikan yang ikut serta di segmen ini meningkatkan teknologi mesin di model-model mereka.Toyota menjadi salah satu merek yang bakal terkena imbas rencana tersebut karena mereka ikut bermain di LCGC melalui Agya dan Calya. Saat dimintai respons, mereka mengaku belum tentu melakukannya dan harus membicarakannya terlebih dahulu. Artikel terkait Jika Pajak Mobil Murah LCGC Jadi Naik, Konsumen Bisa Kabur Berita Otomotif 22 March 2019 Aturan yang Bikin Harga Mobil Listrik Terjangkau Bisa Terbit Bulan Ini Berita Otomotif 03 July 2019 Mobil LCGC Mesti Tingkatkan Teknologi Mesin Jika Tak Mau Kena Sanksi Berita Otomotif 23 April 2019 “Kami harus diskusi dengan prinsipal kira-kira teknologi seperti apa lagi karena ini (LCGC), kan, segmennya pembeli mobil pertama,” ucapnya usai peluncuran Toyota C-HR hybrid pada awal pekan ini di Jakarta.Dengan segmen dan rentang harga LCGC, Anton secara jujur mengatakan peningkatan teknologi mesin yang diinginkan regulator tidak mudah. Tapi, ia berharap diskusi dengan prinsipal bisa menemukan caranya.“Namanya teknologi selalu ada cara-cara baru. Apalagi ada kerja sama Toyota dengan Daihatsu sehingga mudah-mudahan ada cara membuat teknologinya meningkat lagi,” tandasnya.Pasti LanjutAnton sendiri menegaskan bahwa Toyota akan tetap ikut serta dalam LCGC, meski nantinya teknologi mesin tidak bisa mereka tingkatkan. Namun, harus ada langkah-langkah yang mereka tempuh agar dapat bertahan karena PPnBM 3 persen bakal membuat harga naik, kemudian mempengaruhi volume penjualan.“Kami akan bertahan dan kami sedang pikirkan bagaimana caranya maupun solusinya. Kami juga akan bicara dengan prinsipal untuk bagaimana melakukan reduksi biaya produksi pastinya. Mungkin kami pikirkan juga bagaimana meningkatkan volumenya dengan cara-cara lain seperti dengan gimmick marketing dan lain-lain,” tukasnya.Selain Toyota, LCGC juga diikuti oleh Daihatsu, Datsun, Honda, Suzuki. Daihatsu mempunyai Ayla dan Sigra, Datsun punya Go Panca dan Go+ Panca, Honda mengandalkan Brio Satya, sedangkan Suzuki bertumpu pada Karimun Wagon R. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait regulasi LCEV Low Cost Green Car teknologi mesin LCGC PPnBM LCGC Low Carbon Emission Vehicle LCEV LCGC Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Toyota Akan Diskusikan Kemungkinan Upgrade Teknologi LCGC Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 30 May 2023 06:20 JAKARTA - Toyota belum memastikan apakah mereka bisa menaikkan teknologi mesin mobil low cost green car (LCGC) atau tidak, sesuai kemauan pemerintah.Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) LCGC dari saat ini 0 persen menjadi 3 persen melalui regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang sedang disusun, dengan periode tenggang 2 tahun. PPnBM bisa berkurang menjadi 2 persen jika para pabrikan yang ikut serta di segmen ini meningkatkan teknologi mesin di model-model mereka.Toyota menjadi salah satu merek yang bakal terkena imbas rencana tersebut karena mereka ikut bermain di LCGC melalui Agya dan Calya. Saat dimintai respons, mereka mengaku belum tentu melakukannya dan harus membicarakannya terlebih dahulu. Artikel terkait Jika Pajak Mobil Murah LCGC Jadi Naik, Konsumen Bisa Kabur Berita Otomotif 22 March 2019 Aturan yang Bikin Harga Mobil Listrik Terjangkau Bisa Terbit Bulan Ini Berita Otomotif 03 July 2019 Mobil LCGC Mesti Tingkatkan Teknologi Mesin Jika Tak Mau Kena Sanksi Berita Otomotif 23 April 2019 “Kami harus diskusi dengan prinsipal kira-kira teknologi seperti apa lagi karena ini (LCGC), kan, segmennya pembeli mobil pertama,” ucapnya usai peluncuran Toyota C-HR hybrid pada awal pekan ini di Jakarta.Dengan segmen dan rentang harga LCGC, Anton secara jujur mengatakan peningkatan teknologi mesin yang diinginkan regulator tidak mudah. Tapi, ia berharap diskusi dengan prinsipal bisa menemukan caranya.“Namanya teknologi selalu ada cara-cara baru. Apalagi ada kerja sama Toyota dengan Daihatsu sehingga mudah-mudahan ada cara membuat teknologinya meningkat lagi,” tandasnya.Pasti LanjutAnton sendiri menegaskan bahwa Toyota akan tetap ikut serta dalam LCGC, meski nantinya teknologi mesin tidak bisa mereka tingkatkan. Namun, harus ada langkah-langkah yang mereka tempuh agar dapat bertahan karena PPnBM 3 persen bakal membuat harga naik, kemudian mempengaruhi volume penjualan.“Kami akan bertahan dan kami sedang pikirkan bagaimana caranya maupun solusinya. Kami juga akan bicara dengan prinsipal untuk bagaimana melakukan reduksi biaya produksi pastinya. Mungkin kami pikirkan juga bagaimana meningkatkan volumenya dengan cara-cara lain seperti dengan gimmick marketing dan lain-lain,” tukasnya.Selain Toyota, LCGC juga diikuti oleh Daihatsu, Datsun, Honda, Suzuki. Daihatsu mempunyai Ayla dan Sigra, Datsun punya Go Panca dan Go+ Panca, Honda mengandalkan Brio Satya, sedangkan Suzuki bertumpu pada Karimun Wagon R. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait regulasi LCEV Low Cost Green Car teknologi mesin LCGC PPnBM LCGC Low Carbon Emission Vehicle LCEV LCGC
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...