Tips Membeli Mobil Mewah Bekas

Panduan Pembeli

Tips Membeli Mobil Mewah Bekas

JAKARTA - Membeli mobil mewah adalah keinginan banyak orang. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda hendak membeli mobil mewah bekas.

Boss Focus Motor, Agustinus, menjelaskan kalau jumlah peminat mobil mewah bekas masih sangat tinggi. Alasannya sederhana yakni karena disparitas antara harga baru dan bekas sebuah mobil mewah cukup jauh.

"Membeli mobil mewah bekas lebih masuk akal dibanding membeli mobil barunya. Misalnya, kalau beli mobil baru bisa lebih dari Rp 2 miliar, harga bekasnya dengan tahun yang masih muda bisa hanya sekitar Rp 1 miliar. Ini cukup menghemat anggaran," jelas Agus yang memiliki showroom di Mangga Dua Square ini.

Dia lalu memaparkan beberapa tips bagi mereka yang ingin membeli mobil bekas mewah. Berikut tipsnya:

Kenali Kebutuhan
Ini adalah langkah paling awal ketika hendak membeli mobil. Kenali dahulu kebutuhan Anda seperti apa karena pilihan mobil sangat banyak. Bila Anda tidak tahu kebutuhan Anda sendiri, maka bisa jadi Anda akan membeli mobil yang 'berlebihan'.

"Itu merupakan langkah awal. Kita harus tahu, misalnya, kita butuh mobil dengan mesin seberapa besar, lalu spesifikasinya seperti apa. Alphard saja ada yang 8 speaker dengan 1 kamera dan 18 speaker dengan 3 kamera. Nah itu kan tergantung kebutuhan," jelasnya.

Kalau tidak tepat sasaran, maka spesifikasi yang ada di mobil mewah akan tidak banyak digunakan. Ini menurut Agus sangat disayangkan.

Service Record
Riwayat servis adalah salah satu syarat mutlak untuk mobil masa kini. Dengan adanya riwayat servis, pembeli jadi tahu apakah mobil yang tengah diincarnya merupakan mobil telah dirawat dengan benar atau tidak.

"Pembeli akan lebih menyukai mobil yang memiliki service record lengkap karena kita akan tahu apa saja masalah yang ada dan sudah seberapa jauh ditanggulangi," tambah Agus.

Kilometer dan Kondisi Mobil
Kondisi mobil tentu merupakan salah satu hal mutlak yang harus diperhatikan. Coba secara detail perhatikan body mobil apakah masih mulus atau tidak. Apakah ada bekas tabrakan.

Kilometer juga harus diperhatikan karena ini akan berdampak pada pemeliharaan di sektor kaki-kaki dan mesin. Tapi bila di service record dijelaskan perbaikan-perbaikan di sektor itu, mobil aman.

Bawa ke Ahlinya
Bila Anda cukup awam dengan dunia otomotif, maka Agus menyarankan agar pembeli membawa mekanik ahli sendiri agar makin yakin dengan mobil incaran yang hendak mereka beli. 

Dengan begitu, sang mekanik akan memberikan nasehat dan pertimbangan, mulai dari kondisi mesin, kaki-kaki, eksterior hingga interior.

"Atau kalau tidak mau ribet. Minta saja izin ke penjual untuk membawa mobil ini ke bengkel resmi. Di sana, konsumen minta bengkel untuk mengecek kondisi keseluruhan mobil. Rata-rata penjual welcome dengan hal ini. Bila menurut bengkel mobil dalam kondisi oke, maka pembeli akan lebih aman membeli mobil incarannya. [Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support