Tesla Tutup Dealer-Dealernya dan Beralih ke Penjualan Online

Berita Otomotif

Tesla Tutup Dealer-Dealernya dan Beralih ke Penjualan Online

CALIFORNIA – Tesla memutuskan untuk menutup dealer-dealer mereka di Amerika Serikat (AS), untuk kemudian hanya melakukan penjualan secara online.

Elon Musk, pendiri sekaligus Chief Executive Officer Tesla, mengatakan pihaknya sedang dalam proses menutup banyak dealer mereka di ‘Negeri Paman Sam’ dan mulai saat ini bergantung pada penjualan online. Sebagian kecil outlet di area-area padat lalu lintas disisakan untuk menjadi galeri serta pusat informasi.

Tidak disebutkan berapa jumlah dealer yang akan tutup. Tesla sendiri saat ini mempunyai 378 outlet di seluruh AS.

Menurut Musk, peralihan dari penjualan konvensional menjadi secara online merupakan cara menurunkan harga jual mobil listrik mereka, khususnya yang termurah yakni Tesla Model 3. Sedan itu sendiri baru saja resmi dijual di pasar pada akhir pekan ini dengan banderol 35.000 dollar AS (Rp 495,7 juta).

“Ini adalah satu-satunya jalan untuk melakukan efisiensi tapi tetap mampu mempertahankan bisnis secara finansial. Sangat sulit membuat harga kami menjadi 35.000 dollar AS dengan tetap menjaga sisi finansial,” ucap miliuner penuh kontroversi tersebut, seperti dikutip dari The Guardian.

Musk berusaha sangat keras menurunkan harga Model 3 di pasar demi menarik lebih banyak konsumen dan memperbanyak volume penjualan agar perusahaan bisa terus bertahan. Penjualan secara online bisa membuat banderol Tesla turun 6 persen secara rata-rata, termasuk untuk Model S serta Model X sebagai flagship mereka.

Ia mengakui bergantung sepenuhnya pada penjualan online adalah keputusan sulit. Namun, ini keputusan yang tepat.

“Sekarang sudah 2019. Orang-orang ingin membeli barang-barang secara online,” tandasnya singkat.

Tidak disebutkan berapa tenaga kerja yang akan dirumahkan dengan penutupan dealer. Tesla sendiri pada Januari sudah mengumumkan pemberhentian sekitar 3.150 karyawan atau 7 persen dari total pekerja mereka di AS.

Musk memprediksi ada permintaan tertunda (pent-up demand) yang cukup untuk menjual Model 3 sekiar 500.000 unit per tahun di AS, jika banderol sudah bisa direduksi menjadi 35.000 dollar AS.

Para konsumen yang membeli Model 3 berharga lebih rendah pada Maret ini perlu menunggu cukup lama. Musk menjelaskan pengiriman bagi mereka baru dilakukan pada Juni. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar