Tesla Riset Soal Mobil Listrik Murah, Baterainya Pakai Nikel Indonesia?

Berita Otomotif

Tesla Riset Soal Mobil Listrik Murah, Baterainya Pakai Nikel Indonesia?

NUSA DUA – Tesla terus melakukan riset untuk menurunkan harga mobil listrik, menurut sang Chief Operating Officer (CEO) Elon Musk.

Elon, ketika menjadi pembicara dalam B20 Summit di Nusa Dua Bali, 13-14 November 2022 kemarin, mengakui kalau Tesla juga berupaya membuat harga mobil listrik lebih terjangkau lagi. Sayang, ia tidak bisa menjelaskannya secara mendetail.

“Saya tidak bisa berbicara banyak terkait masa depan produk Tesla. Tapi, kami melakukan beragam hal demi membuat mobil listrik murah menjadi satu isu yang lebih masuk akal lagi,” pungkas dia ketika berbicara secara virtual dari Amerika Serikat, seperti ditayangkan oleh YouTube.

Musk awalnya berjanji akan datang langsung ke B20 Summit. Namun, mendekati tanggal acara, ia batal datang karena urusan akuisisi Twitter.

mobil listrik Tesla

B20 Summit sendiri merupakan bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di ‘Pulau Dewata’. Puncak presidensi Indonesia di G20 pada 2022 tersebut berlangsung selama dua hari yaitu pada 15-16 November ini.

Lebih lanjut, Elon mengatakan Indonesia sudah dan akan berkontribusi banyak terhadap perkembangan industri mobil listrik dunia. Soalnya, di Indonesia banyak terdapat nikel yang menjadi material amat penting untuk pembuatan baterai kendaraan listrik.

“Nikel, seperti yang Anda sebutkan, adalah resep kunci dari baterai. Khususnya untuk baterai kendaraan berjarak tempuh panjang,” tukas dia.

“Banyak yang menyebutnya sebagai baterai lithium-ion. Tapi, sebenarnya, lithium hanya beberapa persen dari bobot baterai itu sendiri. Nikel yang sesungguhnya menjadi mayoritas dari berat baterai bagi kendaraan listrik dengan jarak tempuh jauh,” sambungnya.

Elon Musk dan Jokowi

Produksi bahan baku baterai mobil listrik di Indonesia, nilai Musk, perlu diikuti oleh berbagai hal demi sumbangsih besar di masa depan terhadap industri kendaraan listrik dunia.

“Kombinasi pertambangan yang ramah lingkungan (sustainable), penggunaan pembangkit listrik dengan energi terbarukan, kemajuan teknologi konektivitas, dan pendidikan secara keseluruhan menurut saya akan memberikan kontribusi yang besar,” pungkasnya.

Tesla, dalam beberapa tahun terakhir, sedang didekati pemerintah untuk berinvestasi di Indonesia. Pada Mei 2022, Presiden Joko Widodo sampai menghampirinya di 'Negeri Paman Sam'.

Meski begitu, hingga sekarang, belum ada realisasi penanaman modal dari pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang