Suzuki dan Daihatsu Bergabung dengan Toyota Kembangkan Mobil Listrik Komersial

Berita Otomotif

Suzuki dan Daihatsu Bergabung dengan Toyota Kembangkan Mobil Listrik Komersial

TOKYO — Suzuki Motor Corp dan Daihatsu akan melakukan kerja sama dalam pengembangan kendaraan komersial bertenaga listrik yang dipimpin oleh Toyota Motor Corp.

Nantinya mobil yang akan dikembangkan akan lebih fokus pada truk dan kendaraan komersial berukuran lebih kecil. Kedua produsen mobil tersebut nantinya akan memiliki 10% saham, sama seperti yang dimiliki oleh Isuzu Motors dan Hino Motors. Sementara Toyota nantinya akan memiliki 60% kepemilikan saham.

“Dengan Suzuki dan Daihatsu bergabung dan bekerja sama, kami akan memperluas ruang lingkup kerja sama tidak hanya untuk kendaraan komersial tapi juga kendaraan kecil. Dengan ekspansi ini, saya percaya kami akan selangkah lebih dekat dengan mobilitas sosial yang lebih baik,” ungkap Akio Toyoda, Presiden Toyota.

Suzuki dan Daihatsu Bergabung dengan Toyota Kembangkan Mobil Listrik Komersial

Langkah ini dilakukan saat produsen mobil Jepang menghadapi persaingan yang semakit ketat dalam membuat mobil listrik dan mobil otonom. Kerja sama antara produsen mobil pun menjadi sebuah hal yang harus dilakukan guna dapat bersaing.

Sementara itu Soichiro Okudaira, Presiden Daihatsu mengatakan bahwa dengan bergabungnya Daihatsu dengan kerja sama ini akan memberikan manfaat besar. Pasalnya perusahaan akan memberikan layanan yang lebih kepada pelanggan dan meningkatkan efisiensi logistik.

Sebelumnya Toyota, Isuzu, dan Hino telah meluncurkan Commercial Japan Partnership Technologies Corporation pada bulan April. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keunggulan dalam persaingan di segmen mobil komersial.

Suzuki EV

Terlebih belakangan ini kendaraan komersial bertenaga listrik sudah mulai banyak yang dikenalkan dan dijual. Salah satunya adalah eActros yang diluncurkan oleh Mercedes-Benz Trucks pada bulan Juli 2021.

Mercedes-Benz Trucks mengklaim bahwa kendaraan ini telah melalui beragam pengujian di sejumlah jalan di Eropa sejak 2018 lalu. Mercedes-Benz eActros ini telah dilengkapi dengan dua motor listrik terintegrasi bersama dengan transmisi dua kecepatan. Kedua motor tersebut diklaim memberikan kenyamanan berkendara dan karena tak memiliki suara maka truk tidak akan mengganggu masyarakat saat berkendara di malam hari.

Mercedes-Benz eActros mendapatkan daya dari tiga atau empat paket baterai yang masing-masingnya berkapasitas 105 kWH. Dengan ini maka kapasitas baterai secara keseluruhan bisa mencapai 420 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 400 Km. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar