Semester 1 2016, Uber Rugi Rp 16,8 Triliun

Berita Otomotif

Semester 1 2016, Uber Rugi Rp 16,8 Triliun

CALIFORNIA - Sebagai sebuah perusahaan mapan, \wajar rasanya jika kita berpikir Uber telah mendapat untung. Namun ternyata pandangan itu salah.

Uber telah melakukan rapat dengan para investor dan menyatakan bahwa mereka rugi besar tahun ini. Dilansir dari autoblog, Uber telah merugi besar $ 1,27 milyar atau lebih dari Rp 16,8 triliun pada semester pertama tahun ini.

Gautam Gupta, Head of Finance Uber mengatakan bahwa kerugian terbesar disebabkan oleh pembayaran kompensasi pada pengemudi di seluruh dunia.

Uber memang terkenal sebagai perusahaan yang merugi cukup besar. Pada tahun 2015, Uber telah kehilangan $ 2 miliar (Rp 26,5 triliun). Jika di total selama 7 tahun, Uber telah mengalami kerugian lebih dari $ 4 miliar (Rp 53 triliun).

Kondisi ini tentu tidak biasa bagi sebuah startup. Dari pada ‘membakar’ uang sebesar itu mereka seharusnya mencari tahu bagaimana cara untuk mendapat keuntungan. Namun dengan jumlah uang yang telah hilang dan bakal terus bertambah, maka ini akan menjadi hal buruk.

Padahal, pada awal tahun ini Uber mengumumkan telah mendapat untung di Amerika Serikat. Namun Uber mengaku telah kehilangan banyak dana untuk dapat memulai bisnis di Cina yang telah menghabiskan $ 2 milyar dalam 2 tahun terakhir.

Uber juga berusaha keras untuk tetap memimpin di pasar ini. Untuk itu, Uber melakukan perang harga dengan Lyft yang berkontribusi pada bertambahnya kerugian. Uber pun mengklaim bahwa pihaknya siap mengeluarkan lebih banyak dana untuk mempertahankan kepemimpinannya di Amerika. Pertanyaannya kini sampai kapan Uber sanggup merugi?

Strategi perusahaan mungkin benar-benar mendominasi sebelum beralih mencari keuntungan, namun kerugian besar ini cepat atau lambat harus dihentikan. [Adi/Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual