Rekomendasi Mobil Listrik dan Hybrid Bekas

Berita Otomotif

Rekomendasi Mobil Listrik dan Hybrid Bekas

Mobil listrik dan hybrid bekas bisa menjadi alternatif bagi pencari kendaraan ramah lingkungan yang memiliki bujet terbatas. Saat ini ada sejumlah rekomendasi mobil listrik dan hybrid bekas yang bisa dibeli sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Di tengah naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), tidak sedikit masyarakat Indonesia yang melirik kendaraan elektrifikasi seperti mobil listrik murni dan hybrid.

Sebagaimana diketahui, mobil listrik murni tidak lagi mengandalkan BBM sebagai sumber utama energi. Perannya digantikan dengan listrik. Sedangkan mobil hybrid, memiliki dua sistem penggerak, mesin konvensional yang masih membutuhkan bensin dan motor listrik tenaga baterai. Kolaborasi dari kedua sistem penggerak tersebut diyakini dapat menghemat penggunaan BBM jauh lebih baik ketimbang mobil konvensional.

Lebih lanjut mengenai mobil listrik dan hybrid, saat ini harga barunya bisa dibilang cukup tinggi. Banderol termurah untuk mobil listrik yang sudah resmi diniagakan di Indonesia Rp238 juta dan termahal bernilai lebih dari Rp2 miliar.

Sementara jika menilik harga mobil hybrid versi baru mulai dari Rp400 jutaan sampai lebih dari Rp1 miliar.

Bila dirasa harga mobil listrik murni dan hybrid versi baru tidak sesuai dengan bujet yang dimiliki, bisa melirik versi bekasnya dengan banderol relatif lebih terjangkau.

Kali ini, Mobil123.com memberikan beberapa rekomendasi mobil listrik dan hybrid bekas.

Mobil Listrik Bekas 

Pilihan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) bekas tidak terlalu banyak, wajar saja mengingat saat ini pilihan model barunya sangat sedikit. Terlebih beberapa di antaranya baru saja diluncurkan.

Berikut ini rekomendasi mobil listrik bekas beserta harganya yang bisa menjadi pilihan.

Hyundai Ioniq Electric

Hyundai memiliki beberapa produk dielektrifikasi, satu di antaranya ada Hyundai Ioniq Electric. Mobil listrik ini pertama kali muncul secara global pada 2016, sebelum resmi mendarat di Indonesia jelang tutup 2020.

Tetapi, per Juli 2022 kemarin, produksinya di Negeri Gingseng sudah diberhentikan. Di laman resmi Hyundai Indonesia pun, Ioniq sudah tidak ada pada kategori EV, hanya terpajang Ioniq 5 dan Kona Electric.

Sebab dari pemberhentian produksinya adalah perubahan permintaan dari konsumen. Jadi, kini untuk memiliki Hyundai Ioniq Electric hanya ada versi bekasnya.

Ioniq Electric dibekali baterai lithium-ion kapasitas 38,3 kWh. Daya tersebut sebagai pasokan energi untuk motor listrik yang menggerakkan roda depan dengan tenaga puncak 134 hp dan torsi mencapai 295 Nm.

Dengan kapasitas baterai tersebut pula, jarak tempuh Ioniq Electric mencapai 311 km.

Fitur-fitur yang melengkapi mobil listrik ini, antara lain airbag, Electric Parking Brake (EPB) dengan Autohold, 3 driving mode, Head Unit touchscreen ukuran 8 inci, Parking Distance Warning, (PDW), dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Ada dua unit Ioniq Electric yang sedang diiklankan di Mobil123.com. Unit pertama merupakan varian Prime dengan harga Rp535 juta, khusus pembelian secara kredit. 

Unit kedua varian Signature yang ditawarkan seharga Rp550 juta. Harga yang ditawarkan untuk pembelian dengan cara diangsur.

Hyundai Kona Electric

Selain Ioniq Electric, Hyundai juga memiliki mobil listrik Kona Electric. Mobil jenis SUV ini muncul di Indonesia bersamaan dengan Ioniq Electric.

Berbeda dari Ioniq, Kona Electric masih dijual di Indonesia. Di situs resminya, Kona Electric tersedia dalam varian Signature AT dengan harga Rp742 juta on the road (OTR) Jakarta.

Secara tampilan, Kona Electric bisa dibedakan dengan mudah dari Kona versi mesin konvensional. Di bagian fascianya, Kona Electric tidak ada gril, serta untuk pengisian daya baterainya juga terletak di depan.

Baterai yang dipasang pada Kona Electric berupa lithium-ion polymer berkapasitas 39,2 kWh. Baterai ini memungkinkan Kona Electric menempuh jarak hingga 305 km.

Baterai tersebut juga mendukung motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 136 ps dan torsi maksimum 395 Nm.

Beberapa fitur yang melengkapi Kona Electric di antaranya Digital Meter Cluster ukuran 10,25 inci, 3 driving mode, wireless smartphone charging pad, electric sunroof, Blind-Spot Collision Avoidance Assist, paddle shifter, Shift-by-wire (SBW) push button gear selector.

Harga Hyundai Kona Electric bekas mulai Rp612 jutaa-an sampai Rp638 juta.

Mobil Hybrid Bekas

Beralih ke mobil hybrid bekas, pilihannya modelnya cukup beragam dengan harga terendah mulai Rp200 juta-an. Berikut rekomendasi mobil hybrid bekas beserta harganya.

Toyota Camry Hybrid

Mobil hybrid bekas pertama yang bisa menjadi pilihan adalah Toyota Camry Hybrid.

Camry Hybrid terakhir kali mendapat penyegaran pada Oktober 2021.Kini sedan ramah lingkungan tersebut telah dilengkapi dengan fitur keselamatan Toyota Safety Sense (TSS).

Per September 2022, harganya berada di angka Rp844,1 juta OTR Jakarta.

Sementara versi bekasnya memiliki harga yang jauh lebih murah, mulai Rp210 juta untuk Camry Hybrid keluaran 2012 hingga Rp650 juta untuk tahun produksi 2019.

Toyota C-HR Hybrid

Rekomendasi mobil hybrid bekas selanjutnya masih dari merek Toyota yaitu C-HR Hybrid.

Sebenarnya C-HR ditawarkan dalam dua varian, bermesin konvensional dan hybrid, tapi sekitar Maret 2022 varian bermesin bensin sudah tidak muncul di web resminya.

Toyota Indonesia mengatakan alasan dibalik hilangnya varian bensin karena mereka ingin berfokus pada C-HR Hybrid.

Saat ini, harga C-HR varian hybrid Rp583 juta OTR Jakarta.

Versi bekasnya tersedia di Mobil123.com dengan harga yang lebih murah, mulai dari Rp410 juta.

C-HR Hybrid mengandalkan mesin bensin berkapasitas 1.798 cc yang mampu menghamburkan tenaga hinga 134 hp dan torsi 207 Nm. Mesin tersebut dipadankan dengan motor listrik.

Untuk menunjang pengalaman berkendara, pada C-HR disematkan Lumbar Support pada kursi pengemudi, Cruise Control, G-Force Indicator, dan Driving Mode ECO & SPORT.

Toyota Corolla Cross Hybrid

Berikutnya ada Toyota Corolla Cross Hybrid. Harga dari Corolla Cross Hybrid versi baru berdasarkan situs resmi Toyota Indonesia Rp535,3 juta.

Untuk mendapatkan mobil ini dengan harga yang lebih murah, bisa memilih unit bekasnya.

Di listing Mobil123.com, ada puluhan Corolla Cross Hybrid yang siap untuk dibeli, mayoritas di antaranya keluaran 2020. Kisaran harganya Rp399 - Rp480 juta-an.

Nissan Kicks e-Power

Ada lagi Nissan Kicks e-Power. SUV 5-seater ini menjadi mobil elektrifikasi pertama yang dijual Nissan di Indonesia.

Harga OTR Jakarta dari mobil ini Rp482,8 juta, sementara harga bekasnya di listing mobil123.com berkisar antara Rp350 – 400 jutaan. Dibandingkan kompetitornya, unit bekas Nissan Kicks e-Power lebih murah.

Sisi menarik dari mobil hybrid ini adalah adanya teknologi e-Power. Teknologi tersebut mengandalkan mesin konvensional ber-cc kecil untuk mengecas baterai, sehingga mobil bergerak hanya menggunakan motor listrik.

Mesin yang digunakan berkapasitas 1.2 liter DOHC 12-katup 3-silinder.

Di Nissan Kicks juga terdapat sistem One-Pedal Operation, yaitu akselerasi dan deselerasi mobil hanya mengunakan satu pedal, dan Safety Shield System yang menjadi sistem keamanan untuk pengendara. Di dalam sistem tersebut terdapat Intelligent Forward Collision Warning dan Intelligent Emergency Braking.

Honda CR-Z

Rekomendasi monbil hybrid bekas terakhir ada Honda CR-Z. Model ini sudah lama mendarat di Tanah Air, tepatnya pada 2012.

CR-Z merupakan mobil hybrid yang termasuk dalam segmen sport coupe. Saat masih dipasarkan di Indonesia, harganya di atas Rp400 juta.

Sayangnya, sekarang mobil ini sudah tidak terlihat lagi di jajaran mobil Honda Indonesia..

Untuk memilikinya, di Mobil123.com ada belasan unit bekas dengan kisaran harga Rp300 juta-an.

Mobil sport hybrid ini mengandalkan mesin 1.497 cc yang mampu mengeluarkan daya tertinggi 116 hp serta torsi mencapai 189 Nm. Mesin tersebut dipadu dengan motor listrik berteknologi baterai Integrated Motor Assist, menghasilkan tenaga 20 hp. [ABP/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas <<<<<



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar