Recall Daihatsu Gran Max 1.5 dan Luxio Sudah Banyak Diikuti Pemilik

Berita Otomotif

Recall Daihatsu Gran Max 1.5 dan Luxio Sudah Banyak Diikuti Pemilik

JAKARTA – Daihatsu Gran Max 1.5 dan Luxio yang telah berhasil direcall oleh Daihatsu sudah mencapai 9.043 unit.

Pada akhir tahun 2019, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) resmi mengumumkan recall 36.915 unit kendaraan Gran Max 1.5 dan Luxio. Kerusakan ini terjadi karena adanya perubahan proses pembuatan Connecting Rod.

“Pembuatan Connecting Rod terdiri dari tiga proses dan kesalahan terjadi pada proses kedua yaitu forging atau tempa. Tekanan pada proses tersebut terlalu tinggi sehingga membuat komponen menjadi lebih stress dari seharusnya. Akibatnya saat digunakan berpotensi mengalami keretakan,” ungkap Bambang Supriyadi, Head Product Improvement/EDR Dept, Head Technical Support Dept. Technical Service Division PT ADM.

Dari 36.915 unit kendaraan Gran Max 1.5 dan Luxio terdampak, sedikitnya sudah ada 9.043 unit kendaraan yang berhasil diperbaiki. Ini artinya sudah sekitar 24% kendaraan yang mengikuti program recall. Jumlah tersebut mendekati target Daihatsu yaitu sebesar 30% dari total kendaraan terlibat dalam 3 tahun.

Recall Daihatsu Gran Max dan Luxio

“Ada beberapa kendala yang kami temui khususnya untuk di luar pulau Jawa. Ini karena lokasi bengkel resmi terbilang cukup jauh dengan lokasi tempat tinggal. Banyak juga konsumen yang bahkan tidak mengetahui adanya program recall,” ungkapnya kemudian.

Meski demikian, capaian 24% dalam beberapa bulan tersebut terbilang cukup baik. Hal ini karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 yang menyebabkan bengkel tidak dapat bekerja secara maksimal.

“Recall umumnya kami siapkan untuk 3 tahun dan target direcall adalah 30% dari total kendaraan yang terlibat. Berdasarkan pengalaman, 30% itu sudah sangat bagus, apalagi ini adalah unit komersial yang digunakan untuk bisnis. Jadi boleh kami katakan program recall gran max luxio ini luar biasa hasilnya,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM.

Program recall ini akan terus dilanjutkan hingga tahun 2023 dan diharapkan jumlah pelanggan yang mengikuti program dapat terus bertambah. Perbaikan yang dilakukan ini gratis dan memakan waktu sekitar 14 jam. Pelanggan akan diberikan kompensasi berupa voucher paket ganti oli untuk digunakan saat perawatan berikutnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar