PSBB Dilaksanakan, Jumlah Kendaraan Masuk ke Bogor Berkurang Drastis

Berita Otomotif

PSBB Dilaksanakan, Jumlah Kendaraan Masuk ke Bogor Berkurang Drastis

BOGOR – Dampak penyelenggaraan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor langsung terlihat.

Pada hari pertama PSBB, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bogor melaui pintu tol Jagorawi tercatat berkurang 50% dibandingkan hari biasa. Hal ini disampaikan oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat saat meninjau Kota Bogor.

"Laporan dari Jasa Marga, intensitas kendaraan yang melewati pintu masuk tol Jagorawi itu sudah turun hampir 50%. Jadi sementara tujuan PSBB terlihat ada hasilnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihak Kepolisian pun telah melakukan pemeriksaan kendaraan guna memastikan masyarakat tetap patuh terhadap aturan PSBB. Bagi masyarakat yang melanggar, maka pihak Kepolisian akan memberikan surat teguran.

“Kepada mereka yang melanggar aturan, yaitu mereka dengan tujuan tidak jelas, bukan kelompok di 8 (profesi) zona pengecualian PSBB, seperti (bidang) logistik, pangan, kesehatan akan diberi surat peringatan atau blangko teguran, seperti surat tilang,” terangnya.

Setidaknya sudah ada lima wilayah di Jawa Barat yang melakukan PSBB serentak pada hari Rabu, 15 April 2020. Kelima wilayah tersebut adalah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Wilayah tersebut merupakan zona merah karena berbatasan dengan DKI Jakarta yang memiliki kasus tertinggi di Indonesia.

Sejumlah kebijakan pun diatur dan terlihat mirip dengan apa yang telah dilakukan DKI Jakarta. Salah satunya adalah larangan sepeda motor untuk menggonceng penumpang yang berbeda alamat (dibuktikan dengan KTP). Itu artinya, ojek online dilarang untuk mengangkut penumpang.

Namun untuk operasional kendaraan umum, Kota Bogor terlihat lebih santai dalam mengatur waktu operasioanalnya. Bila di DKI Jakarta transportasi umum hanya boleh beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 6 petang, maka transportasi umum di Kota Bogor dapat beroperasi dari pukul 5 pagi hingga 8 malam. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar