Porsche Macan Terbaru Mulai Diproduksi dan Sasar Pasar China

Berita Otomotif

Porsche Macan Terbaru Mulai Diproduksi dan Sasar Pasar China

STUTTGARD – Porsche Macan terbaru resmi memulai diproduksi di di pabrik Porsche yang berada di Leipzig, Jerman.

Tak tanggung-tanggung, mereka akan langsung memproduksi sebanyak 420 unit Porsche Macan setiap harinya. Jumlah tersebut akan dilakukan pada awal September nanti dan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan Porsche Macan.

Mobil yang namanya terinspirasi dari nama binatang buas di Indonesia ini memang terbilang cukup sukses di dunia, khususnya di China. Dari 350.000 unit Porsche Macan di dunia, sedikitnya 100.000 unit di antaranya berada di negeri Tirai Bambu. Maka bukan tidak mungkin bila produksi pertama akan diperuntukkan bagi pelanggan mereka di negeri tersebut.

Porsche Macan telah mengalami sejumlah pengubahan yang cukup banyak khususnya pada bagian eksterior. Mobil ini sudah dilengkapi dengan lampu belakang LED berbentuk garis yang menyatu membentuk garis sehingga tampilannya menjadi lebih modern.

Selain itu, Porsche Macan sudah dilengkapi dengan Porsche Communication Management (PCM) infotainment system dengan layar sentuh berukuran 10,9. Layar ini mampu menampilkan beragam hal mulai dari intelligent voice control dan online navigation system.

Pengubahan lain yang dilakukan adalah hadirnya lingkar kemudi berdesain baru, terinspirasi dari Porsche 911 GT Sport. Menariknya lagi, mobil ini juga sudah dilengkapi dengan traffic jam assistant serta air ionizer.

Belum ada rilis resmi terkait mesin yang akan digunakan. Namun bila melihat bahwa belakangan ini China mulai menegaskan aturan terkait kendaraan ramah lingkungan, bukan tidak mungkin bila mobil ini akan dilengkapi dengan sejumlah teknologi agar dapat sesuai dengan aturan yang berlaku di sana. [Adi/Ari]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar