Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Polisi Serang Warga yang Nekad Berkendara Saat Lockdown di India Polisi Serang Warga yang Nekad Berkendara Saat Lockdown di India Berita Otomotif Krisna Arie | 27 March 2020 08:03 NEW DELHI - Kepolisian India ambil langkah-langkah ekstrim untuk tertibkan warga masyarakat yang nekat keluyuran saat lockdown untuk cegah penyebaran virus Corona.India seperti kita ketahui bersama telah melakukan lockdown untuk dapat menekan penyebaran virus Corona. Hal ini telah dilakukan sejak 25 Maret 2020 dan untuk sementara ditetapkan akan berlaku hingga 21 hari ke depan.Bisa dibayangkan tantangan yang harus diemban para petugas keamanan terutama kepolisian untuk dapat mengatur warga dengan jumlah hampir 1.3 miliar jiwa. Langkah-langkah ekstrim terpaksa dilakukan untuk mengatur warga yang masih membandel keluar rumah tanpa alasan jelas. Artikel terkait Wabah Corona Paksa Balap F1 Bahrain Digelar Tanpa Penonton Berita Otomotif 10 March 2020 Darurat Corona, Suplier Suku Cadang Jepang Pindahkan Produksi dari China ke Meksiko Berita Otomotif 17 March 2020 Terapkan Lockdown, Penjualan Mobil di India Nol Berita Otomotif 06 May 2020 Dengan menggunakan tongkat, Polisi setempat akan langsung membubarkan kerumunan dan memperingatkan warga untuk menjaga jarak alias social distancing berikut juga para pengendara sepeda motor. Tak segan-segan, Polisi tak segan untuk menyerang dengan memukul atau menyabet menggunakan tongkat jika ada warga yang masih membandel.Pada Video pertama dapat disaksikan petugas Kepolisian India langsung menyerang pengendara sepedamotor. Sementara para pengguna mobil tampak hanya diperiksa seperti sedang melakukan razia. Kabarnya ada pula polisi dengan menggunakan sepedamotor memukul warga yang sedang berjalan.Di video lainnya terlihat sebuah kendaraan umum roda tiga (Bajaj) diberhentikan dan kemudian dipukuli dengan tongkat. Namun di tempat lain, tampak Polisi hanya memberikan sangsi ringan untuk warga yang masih berkeliaran seperti dihukum push-up.Sebenarnya sama seperti negara yang melakukan lockdown, di India warga masih boleh keluar rumah untuk membeli kebutuhan dan keperluan darurat lainnya. Namun akhirnya warga melakukan protes karena aksi polisi India tampak menyerang secara acak.Kantor berita Associated Press melaporkan polisi di New Delhi, Mumbai serta negara bagian Kerala karena aksi ektrim Polisi. Dan kabarnya sudah ada anggota kepolisan yang ditindak atau diberikan sangsi.Di satu sisi langkah Polisi India yang agresif memang melanggar aturan terutama HAM. Namun di sisi lain, perlakuan tersebut bertujuan untuk dapat benar-benar mendisiplinkan warga yang masih nekat keluyuran tanpa alasan jelas agar risiko penyebaran virus Corona dapat ditekan semaksimal mungkin.Lalu bagaimana dengan di Indonesia ? Apakah cocok diterapkan langkah-langkah tegas dan strategis oleh pihak berwajib agar penyebaran virus Corona tidak makin mengkhawatirkan ?. Nantikan perkembangan selanjutnya. [Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penyebaran virus corona virus corona polisi india serang warga darurat corona Corona india lockdown pandemik corona lockdown polisi Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Polisi Serang Warga yang Nekad Berkendara Saat Lockdown di India Berita Otomotif Krisna Arie | 27 March 2020 08:03 NEW DELHI - Kepolisian India ambil langkah-langkah ekstrim untuk tertibkan warga masyarakat yang nekat keluyuran saat lockdown untuk cegah penyebaran virus Corona.India seperti kita ketahui bersama telah melakukan lockdown untuk dapat menekan penyebaran virus Corona. Hal ini telah dilakukan sejak 25 Maret 2020 dan untuk sementara ditetapkan akan berlaku hingga 21 hari ke depan.Bisa dibayangkan tantangan yang harus diemban para petugas keamanan terutama kepolisian untuk dapat mengatur warga dengan jumlah hampir 1.3 miliar jiwa. Langkah-langkah ekstrim terpaksa dilakukan untuk mengatur warga yang masih membandel keluar rumah tanpa alasan jelas. Artikel terkait Wabah Corona Paksa Balap F1 Bahrain Digelar Tanpa Penonton Berita Otomotif 10 March 2020 Darurat Corona, Suplier Suku Cadang Jepang Pindahkan Produksi dari China ke Meksiko Berita Otomotif 17 March 2020 Terapkan Lockdown, Penjualan Mobil di India Nol Berita Otomotif 06 May 2020 Dengan menggunakan tongkat, Polisi setempat akan langsung membubarkan kerumunan dan memperingatkan warga untuk menjaga jarak alias social distancing berikut juga para pengendara sepeda motor. Tak segan-segan, Polisi tak segan untuk menyerang dengan memukul atau menyabet menggunakan tongkat jika ada warga yang masih membandel.Pada Video pertama dapat disaksikan petugas Kepolisian India langsung menyerang pengendara sepedamotor. Sementara para pengguna mobil tampak hanya diperiksa seperti sedang melakukan razia. Kabarnya ada pula polisi dengan menggunakan sepedamotor memukul warga yang sedang berjalan.Di video lainnya terlihat sebuah kendaraan umum roda tiga (Bajaj) diberhentikan dan kemudian dipukuli dengan tongkat. Namun di tempat lain, tampak Polisi hanya memberikan sangsi ringan untuk warga yang masih berkeliaran seperti dihukum push-up.Sebenarnya sama seperti negara yang melakukan lockdown, di India warga masih boleh keluar rumah untuk membeli kebutuhan dan keperluan darurat lainnya. Namun akhirnya warga melakukan protes karena aksi polisi India tampak menyerang secara acak.Kantor berita Associated Press melaporkan polisi di New Delhi, Mumbai serta negara bagian Kerala karena aksi ektrim Polisi. Dan kabarnya sudah ada anggota kepolisan yang ditindak atau diberikan sangsi.Di satu sisi langkah Polisi India yang agresif memang melanggar aturan terutama HAM. Namun di sisi lain, perlakuan tersebut bertujuan untuk dapat benar-benar mendisiplinkan warga yang masih nekat keluyuran tanpa alasan jelas agar risiko penyebaran virus Corona dapat ditekan semaksimal mungkin.Lalu bagaimana dengan di Indonesia ? Apakah cocok diterapkan langkah-langkah tegas dan strategis oleh pihak berwajib agar penyebaran virus Corona tidak makin mengkhawatirkan ?. Nantikan perkembangan selanjutnya. [Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait penyebaran virus corona virus corona polisi india serang warga darurat corona Corona india lockdown pandemik corona lockdown polisi
Darurat Corona, Suplier Suku Cadang Jepang Pindahkan Produksi dari China ke Meksiko Berita Otomotif 17 March 2020
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...