Keterlaluan, Jalan Kosong Karena Pandemi Corona Malah Dipakai Balapan Liar

Berita Otomotif

Keterlaluan, Jalan Kosong Karena Pandemi Corona Malah Dipakai Balapan Liar

TORONTO - 18 pemuda ini malah main kebut-kebut saat jalan-jalan utama kosong karena lockdown yang berlaku di negaranya.

Penyebaran virus Corona dengan penyakit bernama Covid-19 sedang terjadi di seluruh dunia. Untuk mengurangi risiko penyebaran, banyak negara-negara di dunia melakukan lockdown, termasuk di Toronto, Kanada.

Ini tentunya membuat jalan di kota-kota kosong karena tak ada satu pun mobil yang melintas. Bukannya ikut berdiam diri di rumah, 18 pemuda di Toronto, Kanada ini malah melakukan kebut-kebutan alias balap liar memanfaatkan jalan-jalan utama yang kosong.

Menurut catatan polisi setempat, 18 pemuda tersebut memacu mobilnya hingga melewati batas kecepatan yang ditentukan. Di Don Valley Parkway yang merupakan jalan bebas hambatan di tengah kota Toronto, mereka bisa ngebut hingga 170 km/jam, jauh di atas aturan batas kecepatan maksimal yang hanya 88 km/jam.

Kemungkinan 18 pemuda tersebut tidak sadar bahwa meski dalam kondisi lockdown, Polisi tetap bertugas. Dan kemudian berhasil mengamankan seluruh pemuda tersebut.

"Meski sedang lockdown, tidak ada perubahan soal aturan lalu lintas, pelanggaran seperti ini harus ditindak tegas," kata Sersan Jason Kraft, petugas lalu lintas setempat.

18 pemuda yang tertangkap basah kebut-kebutan tersebut akhirnya harus menerima hukuman berlapis. Mulai dari denda sekitar Rp 22 juta plus SIM dan kendaraan mereka pun disita selama lebih kurang seminggu.

 

Otoritas Toronto sendiri kemudian mengambil langkah strategis dengan menghimbau masyarakat lewat media sosial. Masyarakat diminta untuk tetap berdiam di rumah dan jika harus berkendara tetap patuhi aturan lalu lintas terutama masalah kecepatan yang ada.

“Kepolisian Toronto baru saja menyita 20 kendaraan sejak Jumat pagi karena balapan di jalan. Anda mungkin tidak peduli dengan hidup Anda sendiri, tapi tolong pikirkan pengguna jalan lainnya,” cuitan Otoritas Toronto di akun Tweeternya.

[Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support