Polda Jabar Perketat Pengawasan Halau Penyelundupan Pemudik

Berita Otomotif

Polda Jabar Perketat Pengawasan Halau Penyelundupan Pemudik

JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat memperketat pengawasan di pos-pos perbatasan, agar penyelundupan pemudik Lebaran 2020 bisa mereka gagalkan.

Seperti diketahui, pemerintah telah memberlakukan larangan mudik Lebaran tahun ini demi menekan tingkat penularan dan penyebarluasan virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Larangan berlaku mulai 24 April – 31 Mei di daerah-daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun area zona merah Corona.

Namun, jasa penyelundupan pemudik bermunculan. Cara-caranya pun unik, seperti dengan mobil pikap yang ditutup kerupuk atau dengan truk kontainer.

Menyikapi hal ini, Polda Jabar memperketat penjagaan di pos-pos yang mereka dirikan secara berlapis-lapis sejak dari Jakarta. Pengecekan pun dilakukan lebih teliti.

“(Pos) yang masuk wilayah Polda Jabar di Cikopo itu kalau yang di tol. Jadi, kalau misalkan yang dari Jakarta, itu sudah kena (pemeriksaan) berlapis-lapis dia,” ujar  Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso, Kabid Humas Polda Jabar, seperti dilaporkan situs NTMC Polri pada Kamis (30/4/2020) sore.

Erlangga menuturkan pengecekan rutin terus dilakukan aparat gabungan di pos-pos pengamanan wilayah perbatasan. Pos didirikan baik di area tol maupun di area nontol.

“Kami 24 jam itu (operasional) di pos-pos,” ucapnya.

Pihaknya akan menindak siapa saja yang berusaha melakukan ‘penyelundupan’ pemudik ke Jabar. Adapun sanksi bagi pelanggar larangan mudik akan diberikan berdasarkan tingkat kesalahan.

 “Kalau misalnya ada kesengajaan atau ada pertimbangan lain, ya kita akan melakukan dengan penindakan hukum tegas. Untuk sementara kami masih lakukan sosialisasi dan minta mereka putar balik saja,” kata Erlangga.

Jasa penyelundupan mudik sendiri ditawarkan secara terang-terangan oleh beberapa oknum via media sosial. Salah satu pelakunya, melalui Facebook, menulis bahwa dia ‘siap menerobos blokade jalan buat antar njenengan (Anda) sampai tujuan dengan aman dan nyaman’.

Sekadar mengingatkan, virus Corona, yang menjadi alasan utama larangan mudik, muncul di China pada akhir 2019. Virus mewabah ke lebih dari 200 negara dan ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO.

Virus diketahui masuk Indonesia ketika pemerintah mengumumkannya pada 2 Maret 2020. Data resmi menunjukkan, sejak itu hingga 30 April, sudah ada 10.118 kasus positif terinfeksi virus (1.522 sembuh, meninggal 792). [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar