Pendapatan Jasa Marga Melonjak

Berita Otomotif

Pendapatan Jasa Marga Melonjak

JAKARTA - Semakin bertambahnya populasi kendaraan bermotor roda-4 ke atas menyebabkan semakin tingginya pengguna jalan tol. Dan kabar baiknya, pendapatan Jasa Marga selaku operator dari jalan tol kembali meningkat di kuartal III tahun 2014. Setidaknya, Jasa Marga berhasil meraup Rp 4,85 triliun dari jalan tol saja.

Angka ini meningkat 14,9% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya meraih angka sebesar Rp 4,22 triliun. Peningkatan ini didukung dengan adanya penambahan beberapa ruas tol baru yaitu Jalan Tol Semarang-Solo Ruas Ungaran-Bawen (12,3km),  Jalan Tol Bogor Outer Ring Road Seksi IIA Kedung Halang-Kedung Badak(2km), dan Jalan Tol JORR W2 Utara (7,9km).

Jumlah ini akan kembali bertambah di tahun 2015 dengan mengoperasikan jalan tol Gempol-Pasuruan ruas Gempol-Rembang, jalan tol Gempol-Pandaan dan jalan tol Surabaya-Mojokerto seksi IV. Sementara itu, pada bulan September 2014, Jasa Marga juga akan melakukan ivestasi sebesar Rp 4 triliun untuk  pembangunan ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 60 KM.

Dengan kondisi seperti di atas, para pengguna atau masyarakat menginginkan Jasa Marga terus meningkatkan pelayanannya. Misalkan saja menempatkan memperbaiki ruas jalan rusak dengan cepat, menambah atau memperbaiki rambu-rambu. [Adi/Idr]

Temukan Mobil Baru dan Mobil Bekas di Mobil123.

Bergabunglah bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual