Pemerintah Siapkan 4 Skenario Pengalihan Arus Mudik di Tol Pejagan

Berita Otomotif

Pemerintah Siapkan 4 Skenario Pengalihan Arus Mudik di Tol Pejagan

JAKARTA - Dengan berfungsinya tol Cikopo-Palimanan (Cipali) maka kemungkinan jumlah kendaraan yang melewati gerbang tol Pejagan akan semakin meningkat.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri untuk menyiapkan menyiapkan 4 skenario yang dilakukan untuk  memecah arus lalu lintas.

“Akan dilakukan pemecahan arus lalu lintas dengan mendistribusi ke arah 4 trase alternative, ke-4 skenario itu dapat dilaksanakan sewaktu-waktu dan difungsikan selama 24 jam penuh,” tutur Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Velix V.Wanggai

Trase Alternatif tersebut adalah:

Exit toll Pejagan – Simpang Pejagan – Brebes

Lewat toll Pejagan – Pemalang yang direncanakan pada saat mudik lebaran dapat difungsikan dengan konstruksi sampai dengan lapis Agregat B (sampai Brebes Timur).

Exit Toll Pejagan – Ketanggungan – Jatibarang – Slawi (Jalan Provinsi)

Exit Toll Pejagan – Ketanggungan – Prupuk – Slawi – Tegal (Jalan Nasional)

Tak hanya itu, di Provinsi Jawa Tengah untuk ruas jalan Pejagan – Ketanggungan – Prupuk – Bumiayu – Ajibarang – Wangon, tepatnya di tanjakan Ciregol yang beberapa waktu lalu terdapat longsor dan tanah amblas saat ini sudah fungsional dan dapat dilewati arus mudik. Namun, Velix mengatakan dilapangan alat berat standby disekitar KM 115+900.

Selain itu juga di perlintasan kereta api Klonengan dan beberapa perlintasan Kereta api lainnya di ruas Prupuk – Ajibarang perlu diperbaiki aspal yang rusak dan pada akhir Juni 2015 sudah siap untuk dilalui arus mudik.

Jalur Pantura Jawa merupakan jalur utama mudik di pulau Jawa. Velix mengungkapkan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-4 dan H-3 hingga H-2 lebaran tahun ini. “Kementerian PUPR yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan infrastruktur jalan dan jembatan menargetkan di akhir Juni 2015 jalan nasional bebas lubang “ kata Velix.

Dikatakan,  semua ruas paved, tidak ada yang agregat (aspal maupn beton); bermarka; bahu jalan rapi/rumput terpotong dan tidak rusak; median bersih dan rapih; serta rambu-ambu cukup. Sementara itu strategi paket-paket regular dan pasca bencara (rehab/rekon) sampai akhir juni 2015 adalah lokasi yang belum dikerjakan akan dilapis aspal satu lapis/binder, atau dijamin bebas lubang agar fungsional; tidak ada tumpukan material di pinggir jalan; tidak ada alat-alat berat yang diparkir di bahu jalan dan sudah bermarka. [Adi/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support